KKP Percepat Pemulihan Tambak Udang Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera
PANJI PRATAMA PUTRA - 03 Desember 2025 - EkbisNYALANUSANTARA, JAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempercepat pemulihan tambak-tambak udang yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan agar pasokan dan stabilitas rantai pasok industri udang nasional tetap terjaga.
Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan sekaligus Komandan Satgas KKP Peduli Bencana Sumatera, Pung Nugroho Saksono, menjelaskan bahwa wilayah pesisir yang menjadi tulang punggung produksi udang ikut terdampak bencana. “Satgas KKP bekerja cepat agar pemulihan rantai produksi bisa segera dilakukan,” ujarnya saat memberikan laporan dalam kegiatan pelepasan ekspor udang bersertifikat bebas Cesium-137 di Jakarta, Rabu.
Sejak 2 Desember, Satgas KKP telah menurunkan armada laut dan udara, termasuk kapal pengawas dan satu pesawat patroli, untuk menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak yang masih terisolasi, sekaligus membantu pemulihan ekonomi masyarakat pesisir.
Pada tahap awal, KKP mendirikan posko terpadu dan menyalurkan sedikitnya 10 ton bantuan logistik ke Lhokseumawe. Dapur umum juga dibentuk bersama pemerintah daerah dan relawan guna memastikan distribusi bantuan tepat sasaran. Sebelumnya, bantuan logistik, termasuk 10.000 kaleng ikan olahan dan kebutuhan pokok lain, telah dikirim ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui pesawat pengawasan dan kapal patroli.
Banjir bandang dan longsor telah merusak fasilitas budidaya dan mengganggu mata pencaharian masyarakat pesisir. Untuk mempercepat pemulihan, KKP terus menghimpun donasi serta berkolaborasi dengan TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, dan unit pelaksana teknis KKP. Pung menekankan, “Kami terus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat kelautan dan perikanan di lapangan, dan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada mereka yang terdampak.”
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menambahkan bahwa pemerintah akan terus mendampingi pemulihan usaha perikanan yang menyerap banyak tenaga kerja. “Selain sembako, yang mendesak adalah pakaian dan air bersih. Pemerintah menggerakkan bantuan besar-besaran untuk meringankan beban masyarakat, termasuk yang menggantungkan hidupnya pada tambak udang,” ujarnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Tol 30 Persen Selama Empat Hari pada Lebaran 2026
Ekbis 22 jam lalu
Mentan Andi Amran: Impor Pakan Jagung Kini Nol Persen Berkat Lonjakan Produksi Nasional
Ekbis 22 jam lalu
Menkeu Purbaya Ingatkan Risiko Ekonomi RI dari Konflik AS–Israel dan Iran
Ekbis 1 hari lalu
Zulhas Pastikan Stok Pangan Aman hingga Lebaran, Harga Relatif Terkendali
Ekbis 1 hari lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan Penguatan Ekonomi Kunci Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Ekbis 2 hari lalu
Terkini
Tinjau Kampung Nelayan Bonang Demak yang Terdampak Air Pasang, Wagub Jateng Tegaskan Komitmen Pemprov Atasi Rob
Ragam Nusantara 6 jam lalu
90 Persen Lulusan SMK di Jateng Terserap Kerja di Dunia Industri
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Gubernur Jateng dan Mendag Pantau Harga dan Pasokan Pangan Menjelang Lebaran 2026
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Review Film We, Everyday: Kisah Persahabatan dan Cinta Remaja yang Hangat dan Melankolis
Sinema 8 jam lalu
Gus Yasin: Jateng Sediakan Internet Gratis untuk Pemudik Lebaran 2026
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Review Film Number One: Drama Keluarga Hangat tentang Waktu dan Cinta Ibu-Anak
Sinema 9 jam lalu
Oppo Find N6 Segera Meluncur, Hadirkan Teknologi Layar Lipat Hampir Tanpa Bekas Lipatan
Tekno 9 jam lalu
Jateng Siap Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Vivo X300s Segera Meluncur dengan Baterai 7.100mAh dan Fitur Gaming Canggih
Tekno 10 jam lalu
Hampir 29 Ribu Petugas Gabungan di Jateng Dikerahkan untuk Amankan Idul Fitri 2026
Ragam Nusantara 11 jam lalu
OnePlus 15T Siap Meluncur, Ponsel Ringkas dengan Baterai 7.500mAh dan Fast Charging 100W
Tekno 12 jam lalu