RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Sektor Manufaktur Sumbang 18,52 Persen PDB, Kemenperin Fokus Tingkatkan SDM Industri Kompeten

Masrokhan menjelaskan, Kemenperin tidak hanya fokus pada pelatihan skilling untuk keterampilan baru, tetapi juga upskilling bagi para peserta yang ingin meningkatkan keterampilan yang sudah dimiliki. 

“Diklat ini akan membekali peserta dengan kompetensi yang membuat mereka siap bersaing di dunia kerja dan berkontribusi bagi perekonomian nasional,” tambahnya.

Rois Syuriyah PBNU, Mohammad Nuh, turut menyambut baik pelatihan vokasi 3in1 yang memadukan pembekalan agama dengan keterampilan teknis. 

“Pelatihan ini memberi santri kemampuan tambahan di bidang technical life skill, melengkapi pengetahuan keagamaan yang telah mereka miliki,” ujarnya.

Kepala Pusdiklat SDM Industri BPSDMI, Saiful Bahri, menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten. 

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang berguna bagi karier mereka.

Pada tahun 2023, Kemenperin melalui BPSDMI telah menyelenggarakan 666 pelatihan untuk 32.714 peserta di seluruh Indonesia, meningkat 21 persen dari tahun sebelumnya. 


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini