RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

195 Wisudawan UPGRIS Lulus Tanpa Skripsi, Kok Bisa?

Selain itu, sebanyak 588 mahasiswa UPGRIS dinyatakan lulus dengan sertifikat kompetensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut menjadi modal penting bagi para lulusan dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Sertifikat kompetensi ini membuktikan bahwa lulusan Upgris tidak hanya memiliki ijazah, tapi juga keterampilan yang diakui secara nasional,” kata Suci.

Dengan sertifikasi itu, para lulusan diharapkan mampu langsung beradaptasi di dunia profesional, baik di bidang pendidikan maupun sektor industri.

Capaian akademik ini juga semakin menguatkan posisi Upgris yang kini telah meraih akreditasi unggul. Ke depan, universitas yang berlokasi di Jalan Sidodadi Timur, Kota Semarang, ini menargetkan akreditasi internasional untuk 12 program studi yang saat ini sedang dalam proses penilaian.

“Kami berlari untuk mengejar mutu. Target kami bukan hanya unggul di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing secara global,” jelas Suci.

Menurutnya, arah internasionalisasi menjadi keharusan karena lulusan perguruan tinggi kini tidak hanya bersaing dengan sesama universitas di Indonesia, melainkan juga dengan lulusan dari berbagai negara di dunia.

“Persaingan hari ini adalah persaingan global. Karena itu, Upgris harus memastikan mahasiswanya memiliki kualitas dan pengalaman internasional,” tegasnya.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini