RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

FK Undip Berkomitmen Jalankan Pendidikan Kedokteran Berbasis HAM

Dalam paparannya, Ketua Komnas HAM RI, Anis Hidayah, menekankan bahwa pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan harus berlandaskan prinsip hak asasi manusia. Ia menyampaikan bahwa hak atas pendidikan dan kesehatan merupakan hak dasar yang dijamin oleh konstitusi dan wajib diwujudkan secara nondiskriminatif, berkualitas, serta berkeadilan.

“Hak atas kesehatan dan pendidikan adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dihormati, dilindungi, dan dipenuhi oleh negara,” tegas Anis Hidayah.

Ia juga menjelaskan peran Komnas HAM dalam melakukan pengkajian, pemantauan, hingga mediasi berbagai persoalan pelanggaran HAM, termasuk di sektor pendidikan dan kesehatan yang masih kerap menjadi aduan masyarakat. Melalui pendekatan berbasis HAM, pendidikan kedokteran diharapkan mampu melahirkan tenaga kesehatan yang profesional, beretika, dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Dekan Akademik FK UNDIP dr. Muflihatul Muniroh, M.Si.Med., Ph.D., Wakil Dekan Sumber Daya Dr. Nuryanto, S.Gz., M.Gizi., serta jajaran pimpinan dan civitas academica FK UNDIP. Kemudian Direktur Sumber Daya Manusia Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Penelitian RSUP. Dr. Kariadi, serta Ketua Komkordik RSUP. Dr. Kariadi.

Melalui PKKMB PPDS–PPDSS Tahun Akademik 2025/2026 ini, FK UNDIP menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendidikan kedokteran yang tidak hanya unggul secara akademik dan klinis, tetapi juga berlandaskan nilai HAM, demi menghadirkan pelayanan kesehatan yang adil, manusiawi, dan bermartabat bagi masyarakat.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini