Inspirasi Pendidikan Vokasi Memberikan Ragam Pilihan Sekolah
Fatih Tarusbawa - 29 Juli 2024 - VestibulaNYALANUSANTARA, Jakarta- Pendidikan vokasi dengan keahlian serta jenjang pendidikan yang beragam memberikan keleluasaan pilihan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan atau kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman serta kebutuhan dunia industri. Untuk itulah ragam keahlian pendidikan vokasi perlu terus dibagikan kepada masyarakat.
Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Pendidikan Vokasi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudrsitek) terus melakukan upaya agar masyarakat dapat mengetahui berbagai keahlian yang diajarkan di satuan-satuan pendidikan vokasi di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merasakan pengalaman langsung tentang berbagai keterampilan tersebut melalui workshop di ajang Gernas GBBI/GBI x VokasiFest 2024.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Saryadi, ST, MBA saat ditemui di sesi workshop Gernas GBBI/GBI x VokasiFest 2024 pada Sabtu (27/7/2024) lalu, mengatakan bahwa Ditjen Pendidikan Vokasi melibatkan satuan-satuan pendidikan vokasi dari berbagai jenjang mulai dari SMK, politeknik, hingga LKP untuk memberikan workshop kepada masyarakat. Hal itu sebagai upaya untuk memberikan pengalaman langsung dan inspirasi bagi masyarakat tentang pendidikan vokasi dan pilihan-pilihan keahlian yang ditawarkan.
"Kami mengajak masyarakat yang berkunjung untuk bisa turut berpartisipasi dan merasakan secara langsung proses pembelajaran di pendidikan vokasi. Harapannya dari kegiatan ini dapat memberikan inspirasi bagi pilihan pendidikan mereka nantinya," kata Saryadi, dalam keterangan resminya, Senin (29/7).
Melalui kegiatan workshop tersebut, diharapkan pengunjung yang datang dapat memperoleh inspirasi dan juga informasi tentang apa itu sekolah kejuruan, keahlian apa yang dipelajari, peluang masa depan, hingga kisah sukses lulusan vokasi. Masyarakat juga dapat mengetahui pilihan-pilihan sekolah kejuruan yang sebelumnya tidak pernah mereka ketahui sebelumnya.
"Pendidikan vokasi dalam berbagai jenjang dapat menawarkan beragam pilihan keahlian yang relevan dengan tuntutan dunia kerja dan dunia industri," imbuhnya.
Keterampilan yang diajarkan dalam pendidikan vokasi, lanjut Saryadi ditujukan untuk menyiapkan lulusan yang siap bekerja dan juga mampu membangun bisnis (wirausaha). Workshop yang diadakan harapannya dapat memberi gambaran dan juga inspirasi bagi masyarakat untuk menyiapkan pilihan masa depan mereka.
"Pilihan pendidikan vokasi adalah pilihan yang tepat untuk masa depan kalian (peserta didik satuan pendidikan vokasi). Kalian akan memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan masa depan, tuntutan karir dan tuntutan pekerjaan," ujar Saryadi.
Sesi workshop sendiri disisi dengan berbagai keterampilan. Mulai dari workshop pijat akupresur dari LKP Kunci Jemari. Dalam sesinya, instruktur memberikan informasi kepada masyarakat yang bergabung tentang area-area yang baik dalam pijat akupresur dan menunjukkan cara pijatnya.
Berbeda lagi dengan SMKN 58 Jakarta yang membawakan workshop membuat batik. Sebagai sekolah kejuruan yang banyak memiliki kompetensi keahlian seni, khususnya Kompetensi Keahlian Kriya Kreatif Batik dan Tekstil, pengunjung diajak untuk membuat batik menggunakan pola dan canting yang telah disediakan.
Pada kegiatan tersebut, Maria Ulfa Agustin, Kepala Sekolah SMKN 58 Jakarta juga mengatakan bahwa, dengan belajar di vokasi, para peserta didik sudah mengetahui bakat dan minatnya lebih spesifik, sehingga dapat langsung bekerja maupun berwirausaha. "SMKN 58 Jakarta selalu menekankan BMW (Bekerja, Melanjutkan, Wirausaha), sudah terbukti, siswa dari SMKN 58 Jakarta dapat bekerja di dalam negeri dan juga di luar negeri. Banyak juga siswa yang melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi Nasional dan swasta," pungkasnya.
Sementara itu, Politeknik Negeri Jakarta hadir membawakan workshop sablon. Dalam kesempatan tersebut, PNJ memberikan kesempatan bagi pengunjung yang mau mencoba cara membuat sablon secara langsung hingga mencetak di atas kaos.
Ada pula workshop pengolahan dan penyajian kopi hasil kolaborasi dari SMK PPN Tanjungsari, Politeknik Manufaktur Bandung, dan LKP Smile Zone. Selain memberikan informasi terkait pengolahan kopi, ada juga demo pembuatan kopi, serta produk hasil olahan mereka yang dipamerkan.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
540 Mahasiswa UNNES Terima Beasiswa Rumah Amal
Ilmu 19 jam lalu
Empat Fakultas UNAIR Tawarkan Keunggulan Prospek Keilmuan, dari Kesehatan hingga Sosial
Ilmu 1 hari lalu
Rektor UNAIR Resmi Buka Airlangga Education Expo, Bekali Siswa Strategi Masuk Kampus Impian
Ilmu 1 hari lalu
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Dorong Bank Sampah Jadi Garda Depan Pengendalian Sampah
Ilmu 2 hari lalu
Undip Serahkan Alat Plasma Ozon dan Pengering Surya kepada Pemkab Temanggung
Ilmu 2 hari lalu
Terkini
Kemenkum Jateng Ikuti Sosialisasi KUHP Baru terkait Implementasi dan Tantangan Keberlakuan
Ragam Nusantara 18 menit lalu
Kemenkum Jateng Komitmen Tingkatkan Kinerja di Triwulan Pertama 2026
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Ditjen Imigrasi Canangkan Strategi Optimalisasi Layanan dan Infrastruktur Guna Wujudkan Ekosistem Digital
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Selama 2025, KAI Daop 4 Layani Hampir 6 Juta Penumpang
Ragam Nusantara 2 jam lalu
ANTAM Luncurkan Emas Batangan Bertema Year of The Horse untuk Sambut Imlek 2026
Lifestyle 4 jam lalu
Bali United FC Datangkan Tiga Pemain Baru, Johnny Jansen: Sesuai Kebutuhan
Sport 5 jam lalu
Bermain Disiplin, Jakarta Pertamina Enduro Pukul Telak 3-0 Popsivo Polwan
Sport 6 jam lalu
Dua Pemain Rekrutan Anyar Persija Mulai Tampil Impresif
Sport 7 jam lalu
Wabup Kulon Progo Hadiri HUT Kalurahan Pagerharjo ke-79
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Sejak Ada Jembatan Gantung Cisurupan Garut, Kini Pelajar Tak Lagi Bolos Sekolah karena Terhadang Banjir
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Gandeng Generasi Muda Berperan dalam Keberlanjutan, Pertamina Luncurkan Gerakan Sebar Energi Baik
Ragam Nusantara 10 jam lalu