RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Tujuh Ilmuwan UNDIP Masuk Daftar 2% Ilmuwan Teratas Dunia Versi Stanford

NYALANUSANTARA, Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali mencatatkan prestasi di dunia akademik internasional.

Tujuh ilmuwan dari universitas ini berhasil masuk dalam daftar 2% Ilmuwan Teratas di Seluruh Dunia untuk tahun 2024, yang disusun oleh Universitas Stanford dan penerbit ilmiah Elsevier. 

Daftar ini berdasarkan indikator kutipan terstandarisasi yang mengukur dampak penelitian global.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan UNDIP, tetapi juga menjadi bukti bahwa kualitas riset Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional. Berikut profil singkat dari tujuh ilmuwan UNDIP yang masuk dalam daftar:

1. Prof. Sugiharto, S.Pt., M.Sc., Ph.D. (Fakultas Peternakan dan Pertanian), dikenal dengan kontribusinya dalam nutrisi hewan dan bioteknologi pertanian.
   
2. Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc., IPU (Fakultas Teknik), ahli bioproses dan energi terbarukan, aktif dalam mitigasi perubahan iklim.

3. Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T. (Fakultas Teknik), pakar membran dan polimer yang menjabat sebagai Wakil Rektor I UNDIP.

4. Prof. Dr. Jamari, S.T., M.T., IPU (Fakultas Teknik), ahli tribologi yang fokus pada riset Bio-Tribology.

5. Prof. Ir. Tutuk Djoko Kusworo, S.T., M.Eng., Ph.D (Fakultas Teknik), pakar teknologi membran untuk pemisahan gas dan pengolahan air.

6. Prof. Dr. Ir. Andri Cahyo Kumoro, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng. (Fakultas Teknik), peneliti teknologi pemrosesan pangan dan limbah industri.

7. Dr. Eng. Achmad Widodo, S.T., M.T. (Fakultas Teknik), ahli artificial intelligence untuk diagnosis kerusakan mesin.

Rektor UNDIP, dalam pernyataannya, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian para peneliti ini.

Dukungan penuh universitas melalui fasilitas riset berkualitas dan kolaborasi internasional diharapkan dapat terus mendorong pengembangan akademik.

Daftar 2% Ilmuwan Teratas Dunia disusun oleh Universitas Stanford dengan bantuan basis data Scopus yang dikelola oleh Elsevier, mengakui kontribusi signifikan para ilmuwan dalam perkembangan ilmu pengetahuan global.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini