Sinergi UGM-LSAJ: Sulap Blora Jadi Lumbung Protein di Tengah Tantangan Kemandirian Pangan
Fatih Tarusbawa - 20 Oktober 2024 - VestibulaMenurutnya, ketiga tanaman tersebut sangat prospek untuk memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat, bahkan bisa melebihi UMR Blora nantinya. Ia berjanji hasil produksi petani rumput akan dibeli sehingga pendapatan petani tidak akan terpotong biaya jemur, biaya angkut dan lainnya.
Dengan demikian diharapkan masyarakat akan semangat untuk berpartisipasi. “Apa yang akan kita lakukan di Blora akan menjadi sebuah terobosan. Tim dari UGM sesegera mungkin dibentuk karena ada harapan dari Kementerian Pertanian, kalau bisa Desember harus sudah bisa dilihat farm-nya, jadi paling tidak pertengahan November kita sudah mulai tanam,” tutup Arie.
Pendekatan Terpadu di Blora: Agro Silvo Pastura
Dalam pertemuan antara UGM dan PT. LSAJ, hadir pula Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan, Prof. Dr. Ir. Ali Agus.
Prof. Ali menjelaskan bahwa kerja sama ini melibatkan konsep Agro Silvo Pastura, dimana hutan dan peternakan berintegrasi untuk menghasilkan produk pangan berkualitas.
Prof. Ali Agus, yang ikut menginisiasi program ini, menjelaskan bahwa sinergi antara sektor kehutanan dan peternakan mampu mengoptimalkan lahan kering di Blora, yang sebelumnya dianggap terbatas karena kendala air. “Blora itu punya potensi besar, kombinasi jati dan sapi. Dengan pendekatan Agro Silvo Pastura, kita tidak hanya bisa mendukung ekosistem tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat,” ungkap Prof. Ali Agus.
Menurutnya, Blora yang dikenal dengan populasi sapi terbesar di Jawa Tengah berpotensi menjadi pusat produksi daging berkualitas untuk memenuhi program makan bergizi gratis bagi anak sekolah.
Kerja sama ini memiliki target jangka pendek, di antaranya pendirian kandang ternak, gudang pakan, dan fasilitas produksi yang melibatkan masyarakat. Menurut Prof. Ali, program ini juga sejalan dengan visi Kementerian Pertanian untuk membangun ekosistem industri peternakan yang kondusif.
“Ini akan melibatkan masyarakat secara langsung dalam rantai pasok pakan ternak dan daging yang menjadi kebutuhan utama program makan bergizi,” ungkap Prof. Ali.
Melalui kerja sama yang menggabungkan sumber daya universitas, industri, dan masyarakat, UGM dan PT LSAJ optimistis tak hanya menyukseskan program makan bergizi gratis pemerintah, tapi juga memberikan kontribusi besar dalam peningkatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan Blora dan Ngawi.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 33 menit lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 6 jam lalu
UNDIP Perkuat Kedaulatan Teknologi Plasma Nasional melalui “Indonesian Plasma Research Consortium”
Ilmu 8 jam lalu
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
Ilmu 14 jam lalu
Satuan Pendidikan Aman Bencana Langkah Strategis Mengubah Peran Sekolah Penanggulangan Bencana
Ilmu 2 hari lalu
Terkini
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 33 menit lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 43 menit lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 1 jam lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 2 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 3 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 4 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 4 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 5 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 6 jam lalu