RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

UNAIR dan Dewan Kesenian Sidoarjo Gelar Workshop Kepenulisan Skenario Film Berbasis Wayang

“Ide cerita harus muncul saat memilih skenario untuk film. Keunggulan kita di Indonesia adalah kehidupan sehari-hari kita yang kaya dengan elemen budaya seperti wayang,” jelasnya.

Dr. Mochtar menambahkan bahwa setelah menentukan ide utama, penulis dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya seperti membuat ringkasan dan mengembangkan karakter tokoh. 

“Setelah menemukan ide, buatlah ringkasan kecil. Tentukan karakter dan peristiwa yang ingin diperjuangkan oleh tokoh tersebut,” tuturnya.

Suwarmin MSn, pakar seni tradisi dari Dekesda, juga menyampaikan pentingnya pemahaman wayang sebagai cerminan kehidupan manusia. Wayang menurutnya adalah simbolisasi siklus hidup manusia, mulai dari kelahiran hingga kematian. 

“Wayang adalah representasi imajiner dari kehidupan manusia, yang mengandung aspek kelahiran, kematian, pernikahan, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa meskipun wayang adalah bentuk imajiner yang tak sepenuhnya logis, karakter-karakter dalam wayang memiliki makna yang dalam. 

“Wayang membangun karakter manusia dengan cara yang imajinatif. Sesuatu yang tampak mustahil tetapi tetap menggambarkan sifat manusia,” tambah Suwarmin.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini