Kenaikan UMP 6,5 Persen, Pakar Ekonomi UNAIR Soroti Dampak dan Tantangan
Red - 24 Desember 2024 - VestibulaNYALANUSANTARA, Surabaya – Pemerintah telah resmi menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 6,5 persen untuk tahun 2025. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan pekerja di seluruh Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Pakar Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Dr. Sri Herianingrum, SE, M.Si, menyatakan bahwa kenaikan UMP dapat berdampak positif terhadap daya beli masyarakat.
Menurut Prof. Sri, kenaikan UMP tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pekerja tetapi juga memperbesar kemampuan konsumsi masyarakat.
“Konsumsi yang meningkat akan memicu pertumbuhan permintaan dan penawaran, yang pada akhirnya berkontribusi pada kenaikan pendapatan per kapita dan nasional,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan kebijakan ini agar tidak menimbulkan beban ekonomi jangka panjang.
“Pemerintah perlu menjaga stabilitas ekonomi dengan strategi yang jelas untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” tambahnya.
Kenaikan UMP juga memberikan tantangan besar bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mendominasi perekonomian Indonesia. Prof. Sri menyoroti perlunya dukungan pemerintah agar UMKM dapat bertahan menghadapi kenaikan ini.
“Kemudahan akses bahan baku, insentif pajak, dan subsidi lainnya harus diperkuat,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan komponen produksi seperti bahan baku dan tenaga kerja untuk mengurangi dampak kenaikan UMP.
“Dukungan pemerintah sangat krusial agar pelaku usaha tetap kompetitif,” tambahnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 5 jam lalu
UNDIP Perkuat Kedaulatan Teknologi Plasma Nasional melalui “Indonesian Plasma Research Consortium”
Ilmu 7 jam lalu
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
Ilmu 13 jam lalu
Satuan Pendidikan Aman Bencana Langkah Strategis Mengubah Peran Sekolah Penanggulangan Bencana
Ilmu 2 hari lalu
512 Pramuka Siaga Ikuti LKS 2026 Kwarran Mijen di SDN Karangmalang
Ilmu 3 hari lalu
Terkini
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 4 menit lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 27 menit lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 1 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 2 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 3 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 3 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 5 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 5 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 6 jam lalu