RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Hadirkan Pakar, BBPJT Gelar Penyusunan Bahan Ajar Bahasa Jawa

Kegiatan tersebut, lanjut Andy, juga merupakan bentuk evaluasi dan penyusunan rencana bahan ajar serta materi yang akan disampaikan kepada para guru utama. 

“Diharapkan mereka bisa mengimbaskan program revitalisasi bahasa daerah dengan berbagai teknik sesuai dengan materi yang disusun para pakar ini,” harapnya. 

Sementara itu, Koordinator KKLP Pemodernan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Shintya M.S. mengungkapkan bahwa kegiatan ini digunakan untuk para pakar berdiskusi dan menyusun bahan ajar berbahasa Jawa. Bahan ajar itu akan disampaikan pada bimtek guru utama yang akan berlangsung pada bulan Mei mendatang. Bahan ajaryang disusun terdiri atas menulis dan membaca aksara Jawa, berpidato, membaca geguritan, macapat, komedi tunggal (ndhagel ijen), mendongeng, dan menulis cerkak.

"Hasil kegiatan ini akan disampaikan kepada guru SD dan SMP melalui bimbingan teknis guru utama," jelas Shintya. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menyusun bahan ajar yang praktis sehingga mudah diaplikasikan di kelas. Dengan demikian, kami berharap kecintaan siswa kepada bahasa daerah bisa meningkat,” katanya. 

Shintya menjelaskan bahwa selama ini di Jawa Tengah kebiasaan menggunakan bahasa Jawa mulai luntur, terutama di kota-kota besar. Sebagian generasi muda lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia. 

"Terutama di kota-kota besar, rata-rata siswa memakai bahasa Indonesia. Kami ingin meningkatkan kecintaan siswa kepada bahasa Jawa," tegasnya.


 


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini