RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Moch Zidane Indrawan, mahasiswa Stujep, FIB, UNAIR berkesempatan magang di Hotel Yumoto Shirogane Onsen, Jepang. Foto: istimewa

Mengatasi Kendala Bahasa dan Budaya, Mahasiswa UNAIR Sukses Jalani Magang di Jepang

"Untuk kendala banyak sekali yang saya alami. Salah satunya dalam mengenali waktu masuk sholat fardhu (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya’). Selain itu saya juga harus lebih berhati-hati dan teliti dalam membeli makanan karena daging babi dan sapi sulit sekali dibedakan, serta tidak ada label halal untuk membedakan," ujarnya.

Meskipun mengalami berbagai kesulitan, Zidane tetap bersemangat dan bertekad untuk menyelesaikan program magang ini dengan baik. Ia menekankan pentingnya pengalaman kerja di luar negeri sebelum lulus sebagai modal untuk karir di masa depan.

"Saya berusaha teguh kepada diri sendiri, tetap jalani seperti biasa, dan jangan lupa ibadah. Jika terjadi kendala, biasanya saya bercerita kepada keluarga atau teman dekat untuk menemukan jalan keluar," ungkap mahasiswa Stujep UNAIR itu.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Zidane melihat program ini sebagai peluang yang sangat berharga untuk mendapatkan pengalaman kerja sebelum lulus dan membangun pondasi karir yang kuat di masa depan. 

Ia memberikan pesan kepada seluruh mahasiswa agar tidak takut mencoba hal baru dan terus semangat dalam belajar bahasa Jepang untuk mewujudkan impian mereka.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini