RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Tim UNAIR Raih Juara II dalam Kompetisi Machine Learning Competition di IT Telkom

NYALANUSANTARA, Surabaya - Tim mahasiswa Teknologi Sains Data (TSD) dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih Juara II dalam kompetisi Machine Learning Competition yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Telkom. 

Kompetisi tersebut berlangsung dari Jumat, 1 Desember 2023, hingga Minggu, 7 Januari 2024.

Tim yang diberi nama "Tentan" ini terdiri dari tiga mahasiswa, yakni Netri Alia Rahmi, Muhammad Reza Erfit, dan Elzandi Irfan Zikra. 

Kompetisi ini menantang peserta untuk menciptakan model Artificial Intelligence terbaik yang dapat memprediksi tingkat emisi karbon kendaraan roda empat berdasarkan berbagai spesifikasi, dengan skor error sekecil-kecilnya.

Selama babak penyisihan yang berlangsung dari 1 Desember 2023 hingga 14 Desember 2023, Tim Tentan berhasil mengakses 78.500 data spesifikasi kendaraan roda empat dan tingkat emisi karbon yang dihasilkan. 

Dengan tantangan menciptakan model AI dengan skor error sekecil mungkin, tim ini berhasil melaju ke babak semifinal dengan model akhir yang memiliki kesalahan (RSME) sekitar 19,05 poin.

Menariknya, Tim Tentan mampu memprediksi tingkat emisi kendaraan dengan akurasi luar biasa, hanya berbeda sekitar 19 gram dari kenyataan, meskipun kendaraan tersebut memiliki emisi sebesar 2.714.100 g/km.

Setelah melewati rangkaian babak penyisihan, Tim Tentan berhasil meraih peringkat 7 di antara 107 tim peserta pada Jumat, 15 Desember 2023. 

Pada babak final, yang berlangsung pada Sabtu, 23 Desember 2023, tim ditantang untuk mempresentasikan pendekatan yang mereka lakukan, menjelaskan wawasan yang mereka dapatkan dari data, dan memberikan rekomendasi kepada merek-merek kendaraan.

Kriteria penilaian juara akhir melibatkan akurasi model, kualitas notebook, dan keterampilan presentasi. 

Tim Tentan berhasil meraih Juara II dengan skor akhir mencapai 182,98 poin. Pengumuman pemenang disampaikan pada Minggu, 7 Januari 2024.

Netri Alia Rahmi, ketua Tim Tentan, menyebutkan bahwa selama perjalanan lomba, tim menghadapi berbagai tantangan seperti kompleksitas data tinggi, keberadaan data kosong, satuan dalam format yang berbeda-beda, variasi tipe data yang beragam, inkonsistensi data, dan adanya outlier yang menyulitkan pengolahan. 

Proses preprocessing yang dilakukan tim melibatkan penanganan data kosong, harmonisasi satuan data, penanganan inkonsistensi, dan identifikasi serta penanganan outlier.

Tim Tentan juga melakukan riset intensif dan review jurnal-jurnal mengenai emisi karbon dioksida untuk mendapatkan wawasan baru. 

Mereka bahkan menciptakan variabel baru bernama efisiensi mesin, yang terbukti dapat menurunkan tingkat kesalahan model. 

Variabel ini merupakan rasio dari variabel engine dan cylinders, yang didasarkan pada pemahaman bahwa efisiensi mesin yang tinggi dapat mengurangi konsumsi bahan bakar, sehingga menghasilkan emisi CO2 yang lebih rendah.

"Dari lomba ini, kami banyak melakukan riset-riset dan melakukan review jurnal-jurnal mengenai emisi karbon dioksida agar mendapatkan insight baru," ungkap Alia, sambil menutup sesi wawancara.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini