RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

FISIP Unair Gelar ICoCSPA ke-11, Bahas Etika dan Struktur Kekuasaan AI

NYALANUSANTARA, SURABAYA- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga menyelenggarakan The 11th International Conference on Contemporary Social and Political Affairs (ICoCSPA) pada 27–28 Agustus 2025. Konferensi internasional tahunan ini mengangkat tema “Power Structures and Ethical Imperatives of Artificial Intelligence in a Fragmented Global Order” dan berlangsung di Gedung FISIP serta ASEEC Tower Unair.

Ketua acara yang juga Wakil Dekan 3 FISIP Unair, Irfan Wahyudi, Ph.D, menekankan pentingnya menjadikan AI sebagai teknologi yang menjunjung nilai kemanusiaan, transparansi, akuntabilitas, dan kerja sama global.

Acara ini mendapat dukungan mitra internasional, di antaranya Universiti Sultan Zainal Abidin (Malaysia), Prince of Songkla University (Thailand), dan Charles Sturt University (Australia). Selama dua hari, peserta mengikuti seminar dan diskusi panel mengenai AI, etika, serta politik global.

Sejumlah pakar hadir sebagai pembicara utama, yaitu IGAK Satrya Wibawa, Ph.D (Unair), Assoc. Prof. Nazli bin Ismail (Malaysia), Anita Dewi, Ph.D (Australia), dan Prof. Marko Skoric (Hong Kong). Mereka membahas topik mulai dari ancaman AI terhadap demokrasi, cybercrime, etika, hingga tantangan profesional di era digital.

“AI bukan sekadar teknologi, tetapi juga menyangkut identitas dan keberagaman. AI harus belajar dari manusia, untuk manusia, dan bersama manusia,” ujar IGAK Satrya Wibawa.

Diskusi panel berlanjut hingga hari kedua dengan fokus pada AI dan politik global. Sebagai penutup, panitia mengajak peserta internasional berkeliling Kota Lama Surabaya untuk mengenalkan sejarah dan budaya lokal.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu

Komentar

Baca Juga

Terkini