Mengahabiskan Waktu Liburan di Jepara
Fatih Tarusbawa - 17 April 2024 - PlesiranNYALANUSANTARA, Jepara- Kabupaten Jepara, sebuah kabupaten kecil di Pantura Jawa Tengah, sering kali terlupakan dalam daftar destinasi wisata. Meskipun terkenal sebagai tempat kelahiran pahlawan wanita Indonesia, R.A Kartini, Jepara memiliki daya tarik yang lebih dari sekadar sebagai "Kota Kelahiran Kartini". Potensi wisata yang menarik tersebar di berbagai penjuru kabupaten ini.
Selain sebagai tempat kelahiran R.A Kartini, Jepara dikenal sebagai pusat ekspor bahan baku mebel berkualitas. Namun, daya tariknya tidak hanya terbatas pada industri mebel. Jepara menawarkan berbagai destinasi wisata alam, budaya, dan sejarah yang memperkaya pengalaman wisatawan.
Wisata Sejarah
Jepara memiliki warisan sejarah yang menarik untuk dijelajahi. Jejak-jejak sejarah R.A Kartini dapat ditemukan di Museum R.A Kartini yang menyimpan barang-barang peninggalan beliau. Pendopo Jepara juga menjadi saksi penting dalam kehidupan Kartini, tempat di mana gagasan emansipasi perempuan pertama kali diusulkan.
Selain itu, Benteng Portugis di Desa Banyumanis merupakan saksi bisu kerja sama antara Sultan Agung dan Bangsa Portugis melawan VOC pada masa kolonial.
Wisata Alam
Potensi alam Jepara sangatlah melimpah. Mulai dari pantai, bukit, air terjun, hingga gunung dapat ditemukan di sini. Pantai Blebak Jepara menjadi salah satu destinasi favorit dengan pasir putihnya yang lembut dan pemandangan alami yang memukau, termasuk sawah dan hutan bakau yang mengelilinginya. Pantai Blebak juga menawarkan kesempatan untuk bersantai sambil menikmati matahari terbenam yang eksotis.
Pulau Karimun Jawa, meskipun agak jauh dari daratan, menawarkan keindahan alam bawah laut yang memukau. Meskipun perjalanan menggunakan kapal dapat memakan waktu 3-5 jam, pesonanya berhasil memikat banyak wisatawan.
Wisata Budaya
Jepara juga kaya akan potensi wisata budaya. Salah satu tradisi unik adalah Lomban Kupatan, sebuah ritual sedekah kepada laut yang diakui sebagai warisan budaya tak benda nasional. Tradisi ini dilakukan dengan menenggelamkan kepala kerbau ke laut sebagai ungkapan syukur atas keselamatan dan rezeki yang baik.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Rayakan Hari Jadi ke-28, Grand Candi Hotel Semarang Hadirkan Rangkaian Acara Timeless Harmony
Jelajah 9 hari lalu
Enam Pengalaman yang Bakal Tidak Terlupakan saat Liburan Keluarga di Perth
Jelajah 26 hari lalu
Perth Tawarkan Paket Lengkap untuk Wisata Keluarga Dari Alam hingga Edutainment
Jelajah 1 bulan lalu
Dekat Exit Tol, Wahid Bandungan Hotel & Resort Bakal Jadi “The Biggest Hotel & Resort in Central Java”
Jelajah 1 bulan lalu
Rasakan Petualangan Unik Coral Coast di Australia Barat, dari Pinnacle Desert sampai Pink Hutt Lagoon
Jelajah 1 bulan lalu
Terkini
Akankah Nam Ji Hyun Menerima Lamaran Moon Sang Min di Drama To My Beloved Thief?
Lifestyle 5 jam lalu
Tinjau Desa Penakir Pemalang, Wagub Jateng Dorong Pemerintah Pusat Perkuat Hutan Lindung
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Bersiap untuk Pengejaran Mendebarkan di Episode Terbaru Undercover Miss Hong!
Lifestyle 7 jam lalu
Polres Purbalingga Bagikan Air Bersih dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir Bandang
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Di Medsos Ramai Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun, Kemenkeu: HOAKS
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Perkuat Wisata Kampung Batik Rejomulyo, Wali kota Agustina Hadirkan Workshop Kampung Batik
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Presiden Prabowo Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia Bersama Zinedine Zidane di Davos
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gus Yasin: Ponpes Miliki Peran Strategis Jadi Penggerak Kemandirian Ekonomi
Ragam Nusantara 9 jam lalu
KKP Jamin Hak Keluarga Tiga ASN yang Gugur dalam Kecelakaan ATR 42-500
Ekbis 9 jam lalu
Resmikan Pasar Ikan Rejomulyo, Wali Kota Agustina Hidupkan Optimisme Pedagang Ikan
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Kaliwedi Sragen Dari Desa Tertinggal Kini Jadi Desa Mandiri
Ragam Nusantara 10 jam lalu