Ulasan Ferrari 849 Testarossa: Ketika Nostalgia Bertemu Teknologi Formula 1
PANJI PRATAMA PUTRA - 09 Februari 2026 - LifestyleNYALANUSANTARA, BLORA- Ferrari 849 Testarossa adalah pernyataan ambisi Maranello dalam mendefinisikan ulang makna supercar modern. Meski membawa nama besar Testarossa, mobil ini bukan sekadar penghormatan visual, melainkan sebuah lompatan teknologi yang menempatkannya di kelas hypercar.
Basisnya berasal dari SF90, namun hampir setiap aspek telah ditingkatkan. Ferrari memperkenalkan sistem kontrol baru bernama Ferrari Integrated Vehicle Estimator (FIVE), yang menciptakan “kembaran digital” kendaraan secara real-time. Sistem ini memprediksi pergerakan mobil dan mengatur traksi, pengereman, AWD, serta stabilitas secara presisi.
Hasilnya terasa jelas saat dikendarai. Di jalan berliku Spanyol, 849 Testarossa terasa brutal namun terkendali. Akselerasi datang seketika, seolah tidak ada jeda antara input pedal dan respons mobil. Motor listrik bekerja diam-diam mengisi setiap celah tenaga, menciptakan dorongan tanpa henti layaknya EV performa tinggi.
Meski bertenaga ekstrem, mobil ini terasa lebih jinak dibanding SF90. Distribusi bobot yang terpusat di antara sumbu roda membuatnya stabil di tikungan, bahkan di permukaan jalan yang kurang ideal. Sistem AWD tidak lagi terasa “menarik” setir seperti generasi sebelumnya, melainkan bekerja halus di latar belakang.
Namun, tidak semua sempurna. Karakter suara V8 hybrid terasa kurang emosional dibandingkan mesin V6 di 296 GTB. Suaranya efektif dan agresif, tetapi kehilangan nuansa “opera mekanis” khas Ferrari lama.
Dalam versi Assetto Fiorano, semua batas kesopanan dilepas. Dengan bobot lebih ringan, ban Michelin Cup 2, peredam balap, dan downforce tambahan, 849 berubah menjadi senjata lintasan yang brutal namun tetap bersahabat bagi pengemudi non-profesional.
Ferrari 849 Testarossa mungkin bukan Ferrari paling “romantis”, tetapi ia adalah Ferrari paling canggih dan paling cepat dalam sejarah produksi reguler mereka.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Mercedes-Benz EQS Facelift Hadir dengan Jarak Tempuh Hingga 926 Km dan Teknologi 800V
Lifestyle 1 hari lalu
65 Tahun Nasmoco Berkarya untuk Jateng-DIY, Hadirkan Promo dan Penawaran Menarik
Lifestyle 1 hari lalu
Desain Lebih Futuristik dan Fitur AI Canggih di EQS Facelift Terbaru
Lifestyle 1 hari lalu
Riteish Deshmukh Hadirkan Epos Besar “Raja Shivaji”, Perpaduan Budaya dan Hiburan Massal
Lifestyle 1 hari lalu
Kepergian Dharmendra Pererat Hubungan Keluarga Deol
Lifestyle 1 hari lalu
Terkini
Kapolrestabes Semarang Resmi Berganti, dari Syahduddi kepada Heri Wahyudi
Ragam Nusantara 55 menit lalu
Dorong Hilirisasi Riset di Tengah Transformasi Hukum Pidana, Kemenkum Jateng - UIN Salatiga Gelar Seminar Nasional
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Mobil China Makin Dominan, Penjualan Melonjak 79 Persen di Indonesia
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gubernur Jateng Ajak Kadin Berkolaborasi Atasi Kemiskinan Ekstrem
Ragam Nusantara 9 jam lalu
SINOPSIS Gohan: Heart of Home, Kisah Haru tentang Kesetiaan dan Arti Kehadiran
Sinema 9 jam lalu
SINOPSIS Ip Man: Kung Fu Legend, Aksi Legendaris Penuh Konflik dan Perjuangan di Hong Kong
Sinema 10 jam lalu
Besok Siang Karnaval Paskah 2026 di Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Sementara
Ragam Nusantara 10 jam lalu
SINOPSIS Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Drama Keluarga Penuh Emosi Tayang Mei 2026
Sinema 11 jam lalu
Kemenkum Jateng Teken Perjanjian Kerjasama dengan 4 Perguruan Tinggi
Ragam Nusantara 11 jam lalu
Brebes Siap Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia
Ragam Nusantara 12 jam lalu
OJK Terbitkan Panduan Media Sosial Perbankan
Ekbis 12 jam lalu