10 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
PANJI PRATAMA PUTRA - 02 Oktober 2025 - KesehatanNYALANUSANTARA, JEPARA- Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Kondisi ini sering muncul akibat kerusakan kecil yang menumpuk dari kebiasaan sehari-hari yang kurang sehat.
Dikutip dari Hindustan Times, Rabu, dr. Amit Bhushan Sharma, Direktur sekaligus Kepala Unit Kardiologi Paras Health, menyebutkan ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke, antara lain:
Merokok dan paparan asap rokok
Perokok berisiko hampir dua kali lipat terkena serangan jantung dibandingkan non-perokok. Kandungan tembakau merusak lapisan arteri, memicu penumpukan plak, serta mengurangi kadar oksigen dalam darah. Asap rokok pasif pun tak kalah berbahaya bagi kesehatan jantung.
Pola makan tidak sehat dan konsumsi garam berlebih
Lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol tinggi dapat mempercepat aterosklerosis, sedangkan garam berlebihan meningkatkan tekanan darah sehingga membebani jantung.
Stres berkepanjangan
Stres kronis memicu lonjakan hormon kortisol yang dapat menaikkan tekanan darah, menimbulkan peradangan, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko serangan jantung.
Diabetes yang tidak terkontrol
Kadar gula darah tinggi mempercepat kerusakan pembuluh darah dan memicu penumpukan plak, terutama pada penderita diabetes tipe 2.
Obesitas
Kelebihan lemak, khususnya di area perut, meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, menurunkan kolesterol baik (HDL), dan memperbesar risiko penyakit jantung.
Kurang aktivitas fisik
Gaya hidup sedentari dapat melemahkan otot jantung serta memperburuk kadar kolesterol, tekanan darah, dan gula darah.
Konsumsi alkohol berlebihan
Penggunaan alkohol jangka panjang bisa menyebabkan kardiomiopati serta meningkatkan risiko stroke. Para ahli menyarankan konsumsi maksimal satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas untuk pria.
Kesehatan mulut yang diabaikan
Penyakit gusi dikaitkan dengan peningkatan risiko penyumbatan arteri dan penyakit jantung.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Kapolrestabes Semarang Resmi Berganti, dari Syahduddi kepada Heri Wahyudi
Ragam Nusantara 32 menit lalu
Dorong Hilirisasi Riset di Tengah Transformasi Hukum Pidana, Kemenkum Jateng - UIN Salatiga Gelar Seminar Nasional
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Mobil China Makin Dominan, Penjualan Melonjak 79 Persen di Indonesia
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gubernur Jateng Ajak Kadin Berkolaborasi Atasi Kemiskinan Ekstrem
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Besok Siang Karnaval Paskah 2026 di Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Sementara
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Terkini
Kapolrestabes Semarang Resmi Berganti, dari Syahduddi kepada Heri Wahyudi
Ragam Nusantara 32 menit lalu
Dorong Hilirisasi Riset di Tengah Transformasi Hukum Pidana, Kemenkum Jateng - UIN Salatiga Gelar Seminar Nasional
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Mobil China Makin Dominan, Penjualan Melonjak 79 Persen di Indonesia
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gubernur Jateng Ajak Kadin Berkolaborasi Atasi Kemiskinan Ekstrem
Ragam Nusantara 8 jam lalu
SINOPSIS Gohan: Heart of Home, Kisah Haru tentang Kesetiaan dan Arti Kehadiran
Sinema 9 jam lalu
SINOPSIS Ip Man: Kung Fu Legend, Aksi Legendaris Penuh Konflik dan Perjuangan di Hong Kong
Sinema 10 jam lalu
Besok Siang Karnaval Paskah 2026 di Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Sementara
Ragam Nusantara 10 jam lalu
SINOPSIS Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Drama Keluarga Penuh Emosi Tayang Mei 2026
Sinema 11 jam lalu
Kemenkum Jateng Teken Perjanjian Kerjasama dengan 4 Perguruan Tinggi
Ragam Nusantara 11 jam lalu
Brebes Siap Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia
Ragam Nusantara 12 jam lalu
OJK Terbitkan Panduan Media Sosial Perbankan
Ekbis 12 jam lalu