Wali Kota Semarang Geram dengan Keadaan Taman dan Pedestrian di Kampung Kali
Red - 26 Januari 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau yang akrab disapa Mbak Ita, melakukan tinjauan mendadak terhadap taman dan pedestrian di sepanjang Kampung Kali, Semarang, pada Rabu (24/1). Hasil tinjauan tersebut menunjukkan adanya rumput liar yang tumbuh subur, taman yang kurang terawat, dan pedestrian yang rusak.
Mbak Ita mengungkapkan kekesalannya terhadap sikap Perangkat Daerah yang saling lempar tanggung jawab terkait kebersihan taman dan pedestrian. Menurutnya, Kampung Kali merupakan jalur utama bagi banyak orang yang melewati pusat kota, termasuk tamu hotel dan pengunjung kuliner. Keadaan kotor di sepanjang jalur ini dinilainya tidak pantas dan perlu segera ditangani.
"Saya melihat Kampung Kali ini salah satu jalur utama orang lewat di tengah kota banyak lewat ke sini. Kemudian banyak tamu hotel dan kuliner. Kalau kotor rasanya di mata sepet," ujar Mbak Ita.
Dalam upaya menyelesaikan permasalahan ini, Mbak Ita langsung berinteraksi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengetahui tugas dan kewenangan masing-masing. Namun, ia menemui kendala karena adanya saling lempar tanggung jawab di antara OPD terkait.
"Saat meminta untuk dilakukan pembersihan, saya langsung geram karena OPD saling lempar tugas," ungkapnya.
Mbak Ita juga menyoroti keberagaman kewenangan aset, terutama terkait taman dan pedestrian. Ia mengusulkan adanya penyeragaman kewenangan aset agar pengelolaan menjadi lebih efisien.
Saat ini, beberapa pedestrian menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), sementara yang lain menjadi kewenangan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).
"Sekarang lucu, pedestrian ada yang kewenangan DPU, ada kewenangan Disperkim. Padahal, sesuai aturan pedestrian kewenangan DPU. Kalau seragam nggak mungkin lempar tanggung jawab," tegasnya.
Mbak Ita menegaskan perlunya pemindahan dan penyeragaman aset-aset, seperti seluruh pedestrian menjadi kewenangan DPU, seluruh taman menjadi kewenangan Disperkim, dan kebersihan menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Dalam respons terhadap hal ini, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Yudi Wibowo, menyatakan niat untuk berkomunikasi dengan dinas terkait guna memperjelas pembagian aset.
"Kita berpikir untuk kota. Penyapu jalan sapu sekalian (taman) karena dekat," jelas Yudi Wibowo terkait penajaman pembagian kewenangan aset agar dapat dipertanggungjawabkan sesuai tupoksi dan kewenangannya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Tinjau Desa Penakir Pemalang, Wagub Jateng Dorong Pemerintah Pusat Perkuat Hutan Lindung
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Polres Purbalingga Bagikan Air Bersih dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir Bandang
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Di Medsos Ramai Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun, Kemenkeu: HOAKS
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Perkuat Wisata Kampung Batik Rejomulyo, Wali kota Agustina Hadirkan Workshop Kampung Batik
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Presiden Prabowo Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia Bersama Zinedine Zidane di Davos
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Terkini
Akankah Nam Ji Hyun Menerima Lamaran Moon Sang Min di Drama To My Beloved Thief?
Lifestyle 2 jam lalu
Tinjau Desa Penakir Pemalang, Wagub Jateng Dorong Pemerintah Pusat Perkuat Hutan Lindung
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Bersiap untuk Pengejaran Mendebarkan di Episode Terbaru Undercover Miss Hong!
Lifestyle 4 jam lalu
Polres Purbalingga Bagikan Air Bersih dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir Bandang
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Di Medsos Ramai Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun, Kemenkeu: HOAKS
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Perkuat Wisata Kampung Batik Rejomulyo, Wali kota Agustina Hadirkan Workshop Kampung Batik
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Presiden Prabowo Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia Bersama Zinedine Zidane di Davos
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Gus Yasin: Ponpes Miliki Peran Strategis Jadi Penggerak Kemandirian Ekonomi
Ragam Nusantara 7 jam lalu
KKP Jamin Hak Keluarga Tiga ASN yang Gugur dalam Kecelakaan ATR 42-500
Ekbis 7 jam lalu
Resmikan Pasar Ikan Rejomulyo, Wali Kota Agustina Hidupkan Optimisme Pedagang Ikan
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Kaliwedi Sragen Dari Desa Tertinggal Kini Jadi Desa Mandiri
Ragam Nusantara 8 jam lalu