BPS Kab Magelang Dorong Peningkatan Literasi Statistik Guna Pengambilan Keputusan yang Akurat
Vidya Alka - 07 November 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, Mungkid- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Magelang berkomitmen untuk meningkatkan literasi statistik di kalangan masyarakat. Kepala BPS Kabupaten Magelang, Kus Haryono, menekankan bahwa statistik bukan hanya sekadar angka yang rumit, melainkan alat penting untuk membuat keputusan yang lebih akurat dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.
BPS memiliki tugas utama untuk menghasilkan data statistik resmi yang dibutuhkan pemerintah daerah dalam perencanaan, evaluasi, dan pemantauan pembangunan. Secara garis besar, BPS menjalankan tiga kegiatan sensus utama: Sensus Penduduk, yang dilaksanakan pada tahun berakhiran angka 0, untuk menghasilkan data tentang jumlah, kelompok umur, dan jenis kelamin penduduk; Sensus Pertanian, yang dilaksanakan pada tahun berakhiran angka 3, untuk mengumpulkan data tentang sektor pertanian, jumlah petani, dan subsektor lainnya; serta Sensus Ekonomi, yang dilaksanakan pada tahun berakhiran angka 6.
"Kegiatan terdekat yang akan kami laksanakan pada tahun 2026 adalah memotret berbagai aspek ekonomi, seperti ekonomi digital, ekonomi lingkungan, ekonomi kreatif, struktur ekonomi, dan karakteristik usaha," ujar Kus Haryono dalam program talkshow Jamus Gemilang di LPPL Radio Gemilang FM, Kamis (6/11).
Menurut Kus, data kependudukan sangat penting bagi pengusaha dan investor. Data seperti jumlah penduduk, jenis kelamin, kelompok umur, dan tingkat pendidikan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan produk serta merencanakan ekspansi usaha. "Pengusaha perlu mengetahui pangsa pasar sebelum mengembangkan usaha mereka," tambahnya.
Ketua Tim Analis BPS Kabupaten Magelang, Wahyu Heri Wibowo, memberi contoh bahwa data tentang kelompok umur remaja yang besar di suatu wilayah dapat memengaruhi pola konsumsi dan menjadi pertimbangan utama bagi pemerintah dalam menyiapkan sarana pendidikan dan lapangan kerja untuk lima tahun ke depan.
Selain itu, Wahyu juga menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai kemungkinan intervensi politik terhadap data resmi, seperti data kemiskinan dan pengangguran. "Kami menegaskan bahwa BPS selalu menjaga independensi dan kualitas data. Pemerintah tidak akan mengintervensi data yang dihasilkan BPS, ini adalah instruksi langsung dari Presiden," ujarnya.
Wahyu menekankan bahwa kesalahan dalam data dapat berakibat fatal bagi kebijakan pemerintah dan menyebabkan pemborosan biaya pembangunan yang sangat besar. Untuk menjaga kualitas data, BPS telah meningkatkan cara kerja dengan menggunakan teknologi modern seperti aplikasi *Computer Assisted Personal Interviewer* (CEPI).
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Peran Krusial Pria dalam Menghentikan Kanker Serviks: Fakta Penting tentang HPV dan Vaksinasi
Ragam Nusantara 5 menit lalu
Melihat Kehidupan Warga Agam yang Terdampak Bencana di Huntara
Ragam Nusantara 28 menit lalu
Pascabencana, Sekolah Kembali Bersih Anak-anak di Tapanuli Kembali ke Sekolah
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Gus Yasin: Pemprov Jateng Upayakan Pemulihan Psikologis Warga Korban Banjir Pemalang
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Wapres dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa di UKSW
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Terkini
Peran Krusial Pria dalam Menghentikan Kanker Serviks: Fakta Penting tentang HPV dan Vaksinasi
Ragam Nusantara 5 menit lalu
Talwiinder dan Disha Patani Resmi Umumkan Hubungan, Keluar Bergandengan Tangan di Lollapalooza India
Lifestyle 9 menit lalu
Melihat Kehidupan Warga Agam yang Terdampak Bencana di Huntara
Ragam Nusantara 28 menit lalu
Tampilan Perdana Nayanthara di Film Patriot Terungkap, Tanggal Rilis Digoda Lewat Kode Morse
Lifestyle 1 jam lalu
Pascabencana, Sekolah Kembali Bersih Anak-anak di Tapanuli Kembali ke Sekolah
Ragam Nusantara 1 jam lalu
ULASAN Sebelum Dijemput Nenek, Ketika Hantu Tak Lagi Menakutkan: Komedi Absurd di Balik
Sinema 2 jam lalu
Gus Yasin: Pemprov Jateng Upayakan Pemulihan Psikologis Warga Korban Banjir Pemalang
Ragam Nusantara 2 jam lalu
SINOPSIS Return to Silent Hill Siap Menghantui Bioskop Indonesia Mulai 28 Januari 2026
Sinema 3 jam lalu
Wapres dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa di UKSW
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Wali Kota Semarang Agustina Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan dalam Pengangkatan Direksi BUMD
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Volvo EX60 Resmi Meluncur di Eropa, SUV Listrik Mewah dengan Jarak Tempuh hingga 810 Km
Lifestyle 4 jam lalu