RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

KPI Cilacap Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Banjir Bumiayu

NYALANUSANTARA, Brebes– Kekurangan air bersih menjadi masalah mendesak bagi warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Untuk membantu pemulihan, Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap menyalurkan 20 ribu liter air bersih dan berbagai bantuan logistik ke wilayah tersebut.

Di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, antrean panjang warga terlihat mengular di halaman balai desa. Di tengah lumpur, reruntuhan, dan jalanan yang masih basah oleh sisa banjir, mereka membawa ember, jeriken, dan galon kosong untuk mengisi air dari tangki bantuan Pertamina.

Bantuan diserahkan langsung oleh Officer Commrel & Compliance Kilang Cilacap, Sunaryo Adi Putra, kepada Sekretaris Camat Bumiayu, Ahmad Rofi, di posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes. Selain air bersih, Pertamina juga menyalurkan beras, minyak goreng, makanan bayi, popok, serta perlengkapan kebersihan.

“Bantuan ini wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Kami menyesuaikan jenis bantuan dengan kebutuhan paling mendesak warga,” ujar Sunaryo.

Berdasarkan data BPBD, lima desa di Kecamatan Bumiayu terdampak banjir, yakni Adisana, Langkap, Bumiayu, Kalierang, dan Kalilangkap. Dusun Pandawa di Desa Kalierang tercatat sebagai wilayah terparah. Ketinggian air sempat mencapai 80 sentimeter dan menutup akses jalan nasional, sehingga arus lalu lintas lumpuh. Tiga rumah warga dilaporkan roboh, sementara fasilitas PDAM mengalami kerusakan yang membuat warga kesulitan memperoleh air bersih.

Camat Bumiayu, Cecep Aji Suganda, menyampaikan apresiasi kepada Pertamina atas dukungan yang diberikan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga. Saat ini masyarakat fokus membersihkan rumah dari lumpur dan sampah sisa banjir,” katanya.

Di Desa Adisana, air bersih menjadi kebutuhan utama bagi sekitar 1.300 jiwa yang tersebar di 10 RT. Tangki air berkapasitas 5.000 liter dari Pertamina disambut penuh syukur oleh warga.

“Alhamdulillah, akhirnya kami bisa dapat air bersih. Dua hari ini kami hanya mengandalkan air hujan,” tutur Kamelia Saputri, warga RT 07 RW 01.

Kilang Pertamina Internasional Unit Cilacap menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat di sekitar wilayah operasinya, khususnya dalam kondisi darurat bencana. Kepedulian tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara kegiatan industri, lingkungan, dan kemanusiaan.
 


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini