Wamenkeu Suahasil Tegaskan Komitmen Kemenkeu Dukung Satgas P2SP dan Pemulihan Pascabencana
Fatih Tarusbawa - 17 Desember 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, Jakarta- Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmen penuh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam mendukung Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP) pada acara peluncuran kanal pengaduan, yang berlangsung di kompleks Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, pada Selasa 16 Desember 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Suahasil menyampaikan bahwa Kemenkeu akan terlibat aktif dalam Satgas P2SP. "Kami akan menindaklanjuti laporan yang masuk melalui kanal pengaduan ini, terutama yang berkaitan dengan insentif perpajakan, aturan perpajakan, serta kepabeanan dan cukai," ujar Suahasil.
Terkait dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Suahasil menjelaskan bahwa alokasi subsidi bunga akan disesuaikan dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Komite Kebijakan KUR. Respons terhadap hal ini akan diberikan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan, berdasarkan perhitungan yang dilakukan Kementerian UMKM.
Suahasil juga memberikan pembaruan terkait penanganan bencana alam yang melanda wilayah Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. "Kemarin, alokasi bantuan untuk pemerintah daerah telah disalurkan ke 52 kabupaten/kota sebesar 4 miliar rupiah, dan untuk provinsi, bantuan telah disalurkan ke 3 provinsi dari APBN," katanya.
Kemenkeu juga berencana untuk menyederhanakan syarat penyaluran transfer ke daerah (TKD) bagi pemerintah daerah (pemda) yang terdampak bencana, khususnya selama masa tanggap darurat. Bagi pemda yang memiliki pinjaman dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), akan dilakukan penilaian terhadap kerusakan infrastruktur.
"Jika infrastrukturnya masih bisa digunakan, kami pertimbangkan restrukturisasi. Namun, jika benar-benar rusak akibat bencana, seperti longsor atau banjir, kami akan mencari cara untuk menyederhanakan prosedur, bahkan mungkin pemutihan pinjaman, dengan tetap memastikan tata kelola yang baik," jelas Suahasil.
Di akhir pernyataannya, Suahasil mengungkapkan bahwa anggaran untuk tahun 2026 sedang dipersiapkan, dengan prioritas pada rekonstruksi infrastruktur yang terdampak bencana. "Kami akan memastikan pembangunan kembali infrastruktur di daerah bencana menjadi prioritas, termasuk program Inpres Jalan, Inpres Irigasi, dan Inpres Kawasan," tutupnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Astra Motor Jateng Gelar Honda Bikers Motour Camp 2026
Ragam Nusantara 23 menit lalu
Tips Praktisi TCM Muslim agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadhan
Ragam Nusantara 56 menit lalu
Di Atas dan Di Luar Panggung, Robot Meriahkan Perayaan Tahun Baru Imlek di China
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg Grobogan, Dua Remaja Ditemukan Meninggal
Ragam Nusantara 2 jam lalu
KAI Services Gelar Pembinaan Frontliner di Regional 6 Yogyakarta
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Terkini
Alysa Liu Raih Emas Seluncur Indah Putri di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026
Sport 20 menit lalu
Astra Motor Jateng Gelar Honda Bikers Motour Camp 2026
Ragam Nusantara 23 menit lalu
SINOPSIS Pocong Merah Ramaikan Bioskop Nasional, Hadirkan Teror Sarat Makna
Sinema 32 menit lalu
Tips Praktisi TCM Muslim agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadhan
Ragam Nusantara 56 menit lalu
Dubes India Jajaki Kerjasama dengan Unwahas Semarang dan Yayasan
Ilmu 1 jam lalu
Di Atas dan Di Luar Panggung, Robot Meriahkan Perayaan Tahun Baru Imlek di China
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg Grobogan, Dua Remaja Ditemukan Meninggal
Ragam Nusantara 2 jam lalu
KAI Services Gelar Pembinaan Frontliner di Regional 6 Yogyakarta
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Rayakan Hari Bahasa Ibu Internasional, BBPJT Gelar Bedah Buku Malaikat Cilik Karya Ki Sudadi
Ilmu 4 jam lalu
Posbankum Hadir di Seluruh Desa NTT, Menkum: Keadilan Harus Dekat dengan Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Pemkab Kulon Progo Terima Tanda Daftar SDG Kemukus dan Cabe Jawa
Ragam Nusantara 5 jam lalu