RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI) Airlangga Hartarto. Foto Xinhua

Airlangga Hartarto Sambut Baik Investasi Perusahaan China di Sejumlah Bidang Prioritas Pembangunan Indonesia

Proyek kerja sama "Dua Negara, Taman Kembar" (Two Countries Twin Parks/TCTP) telah mencapai serangkaian kemajuan baru dan akan semakin mendorong peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi kedua belah pihak.

Beberapa hari yang lalu, gelombang pertama durian beku dari Indonesia sudah tiba di Pelabuhan Qinzhou, dan pasar China menyambut lebih banyak produk pertanian Indonesia yang berkualitas tinggi. Sebagai negara berkembang utama, perekonomian penting yang sedang tumbuh, dan anggota kunci dari "Global South", signifikansi strategis dan pengaruh global hubungan Indonesia-China semakin menonjol. Kedua belah pihak harus berkolaborasi untuk memperkuat kerja sama, bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan maupun dunia, serta mempertahankan tatanan internasional berdasarkan hukum internasional.

Pada hari yang sama, CCCI juga merilis tiga laporan, yakni "Laporan Lingkungan Bisnis Indonesia 2024-2025", "Laporan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan China di Indonesia", dan "Daftar Kiat untuk Perusahaan China yang Berinvestasi dan Beroperasi di Indonesia". Laporan-laporan ini menunjukkan integrasi proaktif CCCI dan perusahaan China di Indonesia ke dalam komunitas lokal, serta komitmen mereka terhadap tanggung jawab sosial, yang menyoroti kontribusi positif mereka terhadap pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia, memperdalam perdagangan bilateral dan kerja sama ekonomi, serta mendorong pertukaran antarmasyarakat. Ketiga laporan tersebut juga memberikan referensi berharga dan contoh praktis bagi perusahaan China yang beroperasi dan berkembang di Indonesia.

Dalam acara perayaan tersebut, CCCI juga secara resmi menyerahkan dana bantuan bencana senilai lebih dari Rp7,72 miliar yang dikumpulkan oleh perusahaan-perusahaan anggotanya untuk banjir Sumatra kepada Palang Merah Indonesia.

CCCI didirikan pada 2005, dan saat ini terdiri dari 12 cabang industri, tiga cabang regional, dan enam departemen. Misinya adalah untuk melayani perusahaan-perusahaan China yang terdaftar di Indonesia, melindungi hak dan kepentingan sah mereka, meningkatkan persahabatan tradisional antara rakyat China dan Indonesia, serta memainkan peran penting sebagai jembatan dalam meningkatkan kerja sama dan pertukaran yang ramah antara perusahaan-perusahaan China dan Indonesia. 


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Komentar

Baca Juga

Terkini