RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Wabup Kulon Progo Hadiri HUT Kalurahan Pagerharjo ke-79

NYALANUSANTARA, Kulon Progo- Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, tampak meriah pada Minggu, 25 Januari 2026, dengan perayaan puncak acara Bersih Desa dan Peringatan Hadeging (Hari Ulang Tahun) Kalurahan Pagerharjo yang ke-79. Masyarakat dari berbagai padukuhan turut serta merayakan acara itu, yang menjadi simbol rasa syukur dan kebersamaan warga. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko.

Perayaan dimulai dengan kirab tumpeng, yang diarak dengan penuh antusiasme oleh warga dari masing-masing padukuhan. Tumpeng yang melambangkan rasa syukur tersebut dibawa menuju area Kalurahan Pagerharjo. Tradisi ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga menunjukkan semangat gotong royong yang masih kuat di kalangan masyarakat. Setibanya di lokasi, prosesi upacara adat dilaksanakan dengan khidmat, yang kemudian ditutup dengan Kembul Bujana, makan tumpeng bersama sebagai simbol persatuan antara pemimpin dan rakyat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap kerukunan yang terjalin di Kalurahan Pagerharjo. Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan masyarakat dalam menjaga budaya dan agama.

"Saya merasa bahagia dan bangga. Di sini masyarakatnya saling hormat-menghormati. Jawa ne diruwat, agamane yo dirawat (Budaya Jawanya dipelihara, agamanya pun dijaga)," ujar Ambar Purwoko.

Ambar Purwoko juga menekankan bahwa keberagaman di Kalurahan Pagerharjo menjadi wujud kerukunan yang luar biasa. Ia berharap agar momen perayaan ini membawa ketentraman dan kedamaian bagi seluruh lapisan masyarakat guna mewujudkan visi Toto Titi Tentrem Kertoraharjo.

"Saya senang sekali Bapak-Ibu semuanya bisa datang menghadiri acara ini. Ini adalah wujud kerukunan yang luar biasa dan kekompakan yang sangat baik. Kami, pemerintahan Kabupaten Kulon Progo, mengucapkan selamat hari jadi yang ke-79 untuk Kalurahan Pagerharjo. Semoga seluruh masyarakatnya diberikan ketentraman, kedamaian, kerukunan, adem ayem tentrem, toto titi tentrem kertoraharjo," jelasnya.

Lurah Pagerharjo, Widayat, dalam kesempatan yang sama juga mengucapkan rasa syukur atas kelancaran rangkaian acara yang telah berlangsung sejak 22 Januari. Menurutnya, kesuksesan acara tahunan ini tidak lepas dari dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat.

"Semoga momen ini akan lestari. Dengan kebersamaan dan gotong-royong ini, harapannya membawa berkah agar Pagerharjo semakin maju, mandiri, makmur, dan selalu diberikan kemudahan dalam segala hal," ungkap Widayat.

Setelah prosesi adat selesai, acara dilanjutkan dengan sesi Ngaji Bareng bersama Gus Sulis. Kehadiran tokoh agama di tengah perayaan budaya ini menegaskan komitmen Kabupaten Kulon Progo dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keistimewaan di Daerah Istimewa Yogyakarta, di mana budaya dan agama berjalan beriringan tanpa saling meniadakan.

Rangkaian peringatan Hari Jadi Kalurahan Pagerharjo ke-79 juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional, seperti Pentas Wayang Kulit oleh 20 dalang Samigaluh, Lengger Tapeng, Jatilan Kudho Manunggal Sinogo, dan Pentas Anggur Sekar Laras. Ini menjadi bukti nyata bahwa Kalurahan Pagerharjo tetap menjadi benteng pelestarian adat di tengah arus modernisasi.
 


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini