RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Pemkot Semarang Tambal Jalan Berlubang di Sejumlah Ruas Jalan

Diakui Suwarto untuk kendala dalam proses penambalan ini adalah cuaca, apalagi jika curah hujan cukup tinggi menerjang, namun jika penambalan tidak dilakukan sesegera mungkin, maka akan mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kita tidak bisa menunggu setelah musim hujan, karena ini kan banyak yang berlubang. Aspal ini kan suhunya di atas 100 derajat celsius jadi memang masih aman tapi memang lebih baiknya saat tidak hujan,” terangnya.

Lebih lanjut, untuk perbaikan jalan rusak di Kota Semarang DPU telah mengalokasikan anggaran senilai Rp50 miliar. Nantinya pengerjaan jalan rusak akan dilakukan lelang kepada pihak ke tiga. Nantinya setelah ada pemenang lelang maka diharapkan setelah musim hujan berakhir, pengerjaan jalan rusak mulai dilakukan oleh pemenang lelang.

“Harapannya segera dilakukan lelang di bulan Februari semoga bisa terkejar atau awal Maret agar pelaksanaannya setelah musim hujan selesai. Maret atau April sudah bisa dilakukan proses pengerjaan sebelum (APBD) perubahan semua tuntas,” kata dia.

Selain itu, Pemkot Semarang pada tahun ini juga melakukan perbaikan jalan yang menjadi konektivitas atau penghubung antar wilayah seperti jalan ke arah Demak, Ungaran maupun Kendal.

“Yang jadi konektivitas wilayah juga kita masukkan daftar perbaikan. Ada beberapa ruas jalan yang harus kita beton maupun _overlay_ (penambahan lapisan),” terangnya.

Diakui Suwarto dengan nilai anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pengerjaan se Kota Semarang dinilai masih jauh dari sempurna. Namun pihaknya tetap akan memprioritaskan jalan-jalan yang benar-benar membutuhkan perbaikan terlebih dahulu.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini