Indonesia dan 7 Negara Muslim Lainnya Kecam Pelanggaran Gencatan Senjata Berulang Israel di Gaza
- 02 Februari 2026 - Manca NegaraNYALANUSANTARA, Jakarta- Menteri luar negeri (Menlu) Uni Emirat Arab (UEA), Turkiye, Mesir, Yordania, Indonesia, Pakistan, Arab Saudi, dan Qatar pada Minggu, 1 Februari 2026 mengecam keras pelanggaran berulang Israel terhadap gencatan senjata di Gaza.
"Tindakan-tindakan ini berisiko meningkatkan ketegangan dan merusak upaya yang bertujuan memperkuat situasi kondusif serta memulihkan stabilitas," demikian diperingatkan para menteri tersebut dalam sebuah pernyataan bersama, seraya menambahkan bahwa komitmen penuh terhadap fase kedua gencatan senjata sangatlah penting.
Para menlu tersebut mendesak semua pihak untuk sepenuhnya menjalankan tanggung jawab mereka selama periode krusial ini, menahan diri semaksimal mungkin untuk mempertahankan gencatan senjata, menghindari tindakan apa pun yang dapat merusak proses yang sedang berlangsung, serta menciptakan kondisi yang kondusif bagi pemulihan dan rekonstruksi segera.
Mereka menegaskan kembali pentingnya mendorong terwujudnya perdamaian yang adil dan langgeng yang didasarkan pada hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan membentuk negara, sesuai dengan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang relevan.
Sebelumnya pada hari yang sama, Ali Abdel Hamid Shaath, kepala Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG), badan teknokratik Palestina, menyerukan kepatuhan penuh terhadap gencatan senjata yang sedang berlangsung di daerah kantong tersebut.
"NCAG bersama mitra-mitranya berkomitmen untuk mencegah insiden lebih lanjut dan melindungi warga sipil. Jalan ke depan harus didasarkan pada pengendalian diri, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap kehidupan warga sipil," kata kepala NCAG itu.
Gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada 10 Oktober 2025 setelah dua tahun konflik, menyusul mediasi oleh Mesir, Qatar, Turkiye, dan Amerika Serikat.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua
Komentar
Baca Juga
KAI Wisata Dukung "Mudik Nyaman Bersama" dengan Distribusi Peta Resmi Jalur Lebaran
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Antrean Paket Buka Puasa Gratis di Warteg Bu Wahyu, Berkah Ramadan dari Program Warteg Gratis Alfamart
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Tim Keuangan Kanwil Ditjenpas Jateng Raih Predikat Sangat Baik IKPA 2025
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Pemkot Semarang Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Idul Fitri 1447 Hijriyah
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Bupati Banyumas Ingatkan Zakat Bukan Hanya Kewajiban Tapi Sarana Perkuat Solidaritas Sosial
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Terkini
KAI Wisata Dukung "Mudik Nyaman Bersama" dengan Distribusi Peta Resmi Jalur Lebaran
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Grand Candi Hotel Semarang Hadirkan Promo Spesial Sambut Idulfitri 2026
Jelajah 1 jam lalu
Antrean Paket Buka Puasa Gratis di Warteg Bu Wahyu, Berkah Ramadan dari Program Warteg Gratis Alfamart
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Tim Keuangan Kanwil Ditjenpas Jateng Raih Predikat Sangat Baik IKPA 2025
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Pemkot Semarang Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Idul Fitri 1447 Hijriyah
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Pemudik Capai 144 Juta Orang, Perputaran Uang Mudik Lebaran Tembus Rp190 Triliun
Ekbis 5 jam lalu
Bupati Banyumas Ingatkan Zakat Bukan Hanya Kewajiban Tapi Sarana Perkuat Solidaritas Sosial
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Bakal Keluarkan Inpres Selamatkan Populasi Gajah, Menhut: Langkah Presiden Prabowo Dipuji Aktivis
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Xiaomi Indonesia Perkenalkan Mijia Refrigerator Side-by-Side 635L
Lifestyle 7 jam lalu
Golf dengan Pemandangan Samudra dan Kanguru Liar, 7 Lapangan Golf Ikonik di Australia Barat
Jelajah 8 jam lalu
Hadirkan Program THR Kembali, Teh Celup Sosro Berkolaborasi dengan Ribuan Ibu Relawan
Ragam Nusantara 11 jam lalu