Tiga Orang Ditangkap Polres Purworejo usai Ngaku Polisi dan Peras Korban hingga Rp 87 Juta
Dani - 04 Februari 2026 - RegionalNYALANUSANTARA, Purworejo - Polres Purworejo kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas tindak kejahatan siber dan penipuan. Terbaru, Satreskrim Polres Purworejo mengungkap keberhasilan penangkapan tiga tersangka sindikat penipuan bermodus "polisi gadungan" yang telah menguras harta korbannya hingga puluhan juta rupiah.
Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito menjelaskan bahwa kejadian bermula pada 17 November 2025 lalu. Korban, Subekti, warga Keseneng, mendapatkan telepon dari tersangka IM (23) yang berpura-pura menjadi temannya yang sedang tertangkap polisi karena masalah surat kendaraan.
"Modus yang digunakan sangat rapi. Awalnya tersangka meminta uang jaminan Rp2 juta. Namun tak berselang lama, tersangka lain berinisial RM (37) menghubungi korban dan mengaku sebagai anggota kepolisian, menyatakan bahwa kendaraan tersebut adalah hasil curian," ujar Kompol Nana didampingi Kasat Reskrim AKP Catur Agus Yudho dan Kasihumas AKP Ida Widaastuti.
Karena rasa solidaritas dan tekanan psikologis dari pelaku yang mengaku penegak hukum, korban akhirnya mentransfer uang secara bertahap hingga mencapai Rp87.000.000 (delapan puluh tujuh juta rupiah). Semua dana tersebut mengalir ke rekening penampung yang disediakan oleh tersangka NPOS (30).
Harapan korban untuk melihat temannya diantar pulang tak kunjung nyata. Menyadari dirinya telah menjadi korban tipu muslihat, Subekti lapor ke Polres Purworejo. Gerak cepat tim opsional akhirnya berhasil melacak dan membekuk ketiga tersangka yang diketahui berasal dari Karawang, Jawa Barat.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah ponsel yang digunakan untuk melancarkan aksinya. Sementara dari pihak korban, polisi menyita bukti mutasi rekening dan tangkapan layar transaksi sebagai bukti kuat di persidangan.
Atas perbuatannya, ketiga pria asal Karawang ini dijerat dengan Pasal 492 atau 486 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) tentang Penipuan atau Penggelapan.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Holy
Komentar
Baca Juga
Tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg Grobogan, Dua Remaja Ditemukan Meninggal
Ragam Nusantara 40 menit lalu
KAI Services Gelar Pembinaan Frontliner di Regional 6 Yogyakarta
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Posbankum Hadir di Seluruh Desa NTT, Menkum: Keadilan Harus Dekat dengan Masyarakat
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Pemkab Kulon Progo Terima Tanda Daftar SDG Kemukus dan Cabe Jawa
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Meski Anggaran Terbatas, Ketua DPRD Kulon Progo Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Terkini
Tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg Grobogan, Dua Remaja Ditemukan Meninggal
Ragam Nusantara 40 menit lalu
KAI Services Gelar Pembinaan Frontliner di Regional 6 Yogyakarta
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Rayakan Hari Bahasa Ibu Internasional, BBPJT Gelar Bedah Buku Malaikat Cilik Karya Ki Sudadi
Ilmu 2 jam lalu
Posbankum Hadir di Seluruh Desa NTT, Menkum: Keadilan Harus Dekat dengan Masyarakat
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Pemkab Kulon Progo Terima Tanda Daftar SDG Kemukus dan Cabe Jawa
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Meski Hadapi Berbagai Tantangan, KKN Mahasiswa UNS di Jatisrono Wonogiri Berlangsung Lancar
Ilmu 4 jam lalu
Meski Anggaran Terbatas, Ketua DPRD Kulon Progo Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Trump Puji Ketegasan Prabowo di Forum Board of Peace: Saya Tak Ingin Melawannya!
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Prabowo di Forum Board of Peace: Tegaskan Kesiapan RI Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Jelang Angkutan Lebaran, Loko Cafe Malioboro dan Tugu Hadirkan Outfit Baru untuk Praja Praji
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza, Jaga Perdamaian di Gaza
Ragam Nusantara 6 jam lalu