RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Nawal: Kuatkan Gerakan Literasi Masyarakat Jateng dengan Semangat Kolaborasi

Untuk meningkatkan capaian ini, Nawal mengajak Bunda Literasi di 35 kabupaten/ kota, agar terus menumbuhkan dan memperkuat budaya literasi, guna membangun ekosistem literasi Jawa Tengah yang unggul dan berkarakter.

Dia menegaskan, Bunda Literasi memiliki empat peran strategis, sebagai penggerak kegiatan literasi, kolaborator literasi, edukator literasi, dan motivator literasi. Peran tersebut menjadi kunci dalam menggerakkan berbagai program pengembangan literasi di daerah. 

Beragam program yang terus didorong antara lain pengembangan literasi digital, penguatan microlibrary dan taman baca, kolaborasi dengan komunitas, optimalisasi perpustakaan desa dan kelurahan, pembentukan relawan literasi masyarakat, literasi berbasis sosial dan budaya, serta program satu desa atau kelurahan satu perpustakaan.

"Bunda literasi kemudian (berperan) menjadi motivator, kolaborator, penggerak, dan edukator masyarakat, sehingga bisa mengembangkan literasi di Provinsi Jawa Tengah ini," ucap Bunda PAUD Jateng ini.

Menghadapi era digital, Nawal juga mendorong agar literasi digital terus digalakkan. Menurutnya, keterampilan literasi digital sangat penting agar masyarakat mampu mengolah informasi dari media digital secara bijak dan produktif.

"Mindset saat ini bahwa literasi itu hanya bisa membaca, menulis, ini harusnya kita luruskan. Bahwa literasi adalah bagaimana proses menyerap, mengelola informasi yang kita dapatkan, supaya informasi ini bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kita," bebernya.

Sebagaimana arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, penguatan literasi juga diharapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka kemiskinan.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini