RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Seorang Anak di Getasan Semarang Meninggal usai Kendarai Motor Tanpa Lampu hingga Tabrak Pohon

NYALANUSANTARA, Ungaran - Kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal yang dialami 3 orang anak warga Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Semarang, terjadi pada Minggu dini hari 22 Februari 2026, tepatnya jalur Desa Jetak Kecamatan Getasan. Hal ini sekaligus membantah kabar adanya berita seorang anak di Kecamatan Getasan meninggal akibat perang sarung.

"Kita awalnya mendapat informasi masyarakat yang menolong korban kecelakaan, bersama Polsek Getasan korban dibawa ke Rumah Sakit. Sempat mendapatkan penanganan medis, namun karena korban mengalami gagal nafas akhirnya korban meninggal dunia,” kata Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy.

Selanjutnya Kapolres menjelaskan kembali, bahwa rekan rekan korban langsung dimintai keterangan oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang. Dari keterangan rekan rekan korban, diketahui korban KW (13) merupakan warga Desa Tajuk Kecamatan Getasan, dan mengendarai kemdaraan Honda BeAt AB 2895 AG bersama dua rekannya.

Dari kedua rekan korban pula, Personel Sat Lantas memperoleh keterangan bahwa, kedua rekan korban tersebut diajak korban menghampiri kelompok lain untuk perang sarung.

"Melihat dari jauh bahwa kelompok lain jumlahnya banyak, maka korban bersama rekan rekannya balik kanan. Motor yang dikendarai tanpa menggunakan lampu dan keadaan gelap, kemudian karena jalan sebenarnya menikung ke kiri namun kendaraan tersebut lurus dan menabrak pohon,” terang dia.

Selain kendaraan yang digunakan, dari para anak anak tersebut Kapolres Semarang menegaskan mengamankan satu buah sarung namun dalam keadaan lurus, belum diikat atau di isi benda apapun.

"Satu buah sarung yang berhasil kita amankan, namun masih dalam keadaan lurus,” tandas dia.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini