Perantau Rembang Ini Ceria Ikut Mudik Gratis 2026 dari Bandung
Intan Fitria - 17 Maret 2026 - RegionalNYALANUSANTARA, Bandung – Wajah ceria terpancar dari Muhammad Mukhid (40) saat mengikuti program **Mudik Gratis 2026 di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Husein Sastranegara, Bandung, Senin siang, 16 Maret 2026. Perantau asal Kabupaten Rembang ini tak henti-hentinya bersyukur karena bisa membawa keluarga pulang ke kampung halaman tanpa harus menanggung biaya tinggi.
Mukhid, yang telah 15 tahun merantau di Bandung sebagai pembuat pelat nomor, mengaku tahun ini menjadi momen spesial karena untuk pertama kali ikut program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. “Biasanya pakai bus umum. Satu orang tiketnya bisa Rp550 ribu sampai Rp700 ribu. Itu baru satu orang,” ujar Mukhid.
Tahun ini, Mukhid mudik bersama istri dan kedua anaknya. Jika menggunakan bus komersial, ia harus menyiapkan dana sekitar Rp2,2 juta hingga Rp2,8 juta untuk sekali perjalanan. Dengan program mudik gratis, uang tersebut bisa ia alokasikan untuk kebutuhan lain di kampung halaman.
“Ini satu keluarga berempat. Sangat membantu kami,” kata Mukhid dengan nada lega.
Ia juga memuji **proses pendaftaran yang mudah dan fasilitas bus yang layak. “Kesan pertama ya enak, enggak ribet. Fasilitasnya cukup bagus. Harapannya semoga program ini tambah lancar, berkah buat yang mengadakan, dan manfaat buat kita semua,” tambahnya.
Keberangkatan para perantau dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang akrab disapa Gus Yasin. Ia berharap perjalanan mudik bisa menjadi obat rindu bagi warga yang telah lama merantau di Bandung dan Cimahi.
“Semoga ini benar-benar bisa mengobati rasa kangen Bapak Ibu sekalian. Saya doakan perjalanannya bahagia dan sehat sampai di kampung halaman,” ujar Gus Yasin.
Ia menambahkan bahwa kepulangan pemudik diharapkan dapat menjadi ajang pengisian energi agar mereka semangat kembali bekerja setelah Lebaran.
Program mudik gratis tahun ini memprioritaskan warga dengan latar belakang ekonomi tertentu, seperti buruh lepas dan pedagang kecil, untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Dari 1.142 pemudik asal Jawa Tengah di Bandung Raya, 31,4% merupakan buruh lepas, 35,6% pedagang kaki lima dan UMKM, sedangkan sisanya guru mengaji, karyawan, asisten rumah tangga, ojek online, dan mahasiswa.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Soal WFA: Pemkot Semarang Tunggu Arahan Mendagri, Layanan Publik Tetap Jadi Prioritas
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Kemenkum Jateng Apresiasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Agustina Apresiasi ASN Jaga Kota Semarang Kondusif Selama Libur Lebaran
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Apel Pagi Pasca Libur Panjang, Kemenkum Jateng Ajak Tingkatkan Kinerja dan Layanan Publik
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Menlu Kuba Kecam AS karena "Berbohong" Terkait Blokade Bahan Bakar
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Terkini
Alia Bhatt Prioritaskan Keluarga, Akui Peran Ibu Ubah Cara Pandangnya
Lifestyle 49 menit lalu
Oppo Find X9 Ultra Siap Meluncur, Andalkan Kamera Zoom 10x dan Sensor 200MP
Tekno 1 jam lalu
Bank Mandiri Salurkan Bantuan Pendidikan kepada USM
Ilmu 1 jam lalu
Soal WFA: Pemkot Semarang Tunggu Arahan Mendagri, Layanan Publik Tetap Jadi Prioritas
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Kemenkum Jateng Apresiasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Agustina Apresiasi ASN Jaga Kota Semarang Kondusif Selama Libur Lebaran
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Apel Pagi Pasca Libur Panjang, Kemenkum Jateng Ajak Tingkatkan Kinerja dan Layanan Publik
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Menlu Kuba Kecam AS karena "Berbohong" Terkait Blokade Bahan Bakar
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Arus Balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa Tercatat Lancar dan Terkendali
Ragam Nusantara 10 jam lalu
PT PELNI Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Lancar dan Tertib
Ragam Nusantara 11 jam lalu
Ingin Persib Juara, Dion Markx Anggap 9 Laga Sisa Seperti Partai Final
Sport 12 jam lalu