Indonesia Perkuat Ekspor Sarang Burung Walet ke China Lewat Forum Tingkat Tinggi
PRABHA WINANGUN - 15 April 2026 - Manca NegaraNYALANUSANTARA, JAKARTA- Pertemuan antara asosiasi peternak sarang burung walet, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, dan China Agricultural Wholesale Markets Association dalam forum perdagangan tingkat tinggi di Jakarta membahas langkah strategis untuk memperkuat ekspor sarang burung walet Indonesia ke pasar China.
Forum tersebut turut dihadiri oleh Badan Karantina Indonesia, Atase Perdagangan RI di Beijing, serta sejumlah asosiasi eksportir nasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga sekaligus memperluas akses pasar ke China yang selama ini menjadi tujuan utama ekspor komoditas tersebut.
Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional di bawah Kementerian Perdagangan menilai forum ini sebagai bentuk penguatan komitmen kedua negara. China diketahui menyerap sekitar 80 persen ekspor sarang burung walet Indonesia, dengan nilai mencapai 380,2 juta dolar AS pada 2025.
Peluang ekspor dinilai semakin terbuka seiring pemulihan sektor manufaktur dan meningkatnya konsumsi domestik di China. Kondisi ini mendorong permintaan terhadap berbagai produk, termasuk komoditas bernilai seperti sarang burung walet.
Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pengusaha Sarang Burung Indonesia, Bambang Irianto, menyebut forum tersebut juga membahas hambatan ekspor, terutama terkait pemenuhan standar kualitas yang ditetapkan otoritas China. Selain itu, penurunan harga komoditas turut menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi minat peternak di dalam negeri.
Ia juga menyoroti perubahan tren konsumsi di kalangan generasi muda China yang kini lebih menyukai produk olahan, seperti minuman siap saji berbahan sarang burung walet. Hal ini membuka peluang diversifikasi ekspor, tidak hanya dalam bentuk tradisional.
Meski demikian, ruang peningkatan ekspor masih cukup besar. Pemerintah China telah menetapkan kuota impor dari Indonesia hingga 700 ton, namun realisasi ekspor tahun lalu baru mencapai sekitar 421,6 ton, menunjukkan potensi yang masih bisa dioptimalkan.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Sumber: Xinhua
Komentar
Baca Juga
Kapolrestabes Semarang Resmi Berganti, dari Syahduddi kepada Heri Wahyudi
Ragam Nusantara 4 menit lalu
Dorong Hilirisasi Riset di Tengah Transformasi Hukum Pidana, Kemenkum Jateng - UIN Salatiga Gelar Seminar Nasional
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Mobil China Makin Dominan, Penjualan Melonjak 79 Persen di Indonesia
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Gubernur Jateng Ajak Kadin Berkolaborasi Atasi Kemiskinan Ekstrem
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Besok Siang Karnaval Paskah 2026 di Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Sementara
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Terkini
Kapolrestabes Semarang Resmi Berganti, dari Syahduddi kepada Heri Wahyudi
Ragam Nusantara 4 menit lalu
Dorong Hilirisasi Riset di Tengah Transformasi Hukum Pidana, Kemenkum Jateng - UIN Salatiga Gelar Seminar Nasional
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Mobil China Makin Dominan, Penjualan Melonjak 79 Persen di Indonesia
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Gubernur Jateng Ajak Kadin Berkolaborasi Atasi Kemiskinan Ekstrem
Ragam Nusantara 8 jam lalu
SINOPSIS Gohan: Heart of Home, Kisah Haru tentang Kesetiaan dan Arti Kehadiran
Sinema 8 jam lalu
SINOPSIS Ip Man: Kung Fu Legend, Aksi Legendaris Penuh Konflik dan Perjuangan di Hong Kong
Sinema 9 jam lalu
Besok Siang Karnaval Paskah 2026 di Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Sementara
Ragam Nusantara 10 jam lalu
SINOPSIS Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Drama Keluarga Penuh Emosi Tayang Mei 2026
Sinema 11 jam lalu
Kemenkum Jateng Teken Perjanjian Kerjasama dengan 4 Perguruan Tinggi
Ragam Nusantara 11 jam lalu
Brebes Siap Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia
Ragam Nusantara 11 jam lalu
OJK Terbitkan Panduan Media Sosial Perbankan
Ekbis 12 jam lalu