RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

GSK dan PDPI Gelar Kampanye Peduli Paru OK di Car Free Day Jakarta untuk Peringati Hari PPOK Sedunia 2023

PPOK adalah penyakit kronis yang ireversibel dan progresif, sehingga inti dari edukasi adalah menyesuaikan keterbatasan aktivitas dan mencegah kecepatan perburukan fungsi paru.  Edukasi yang penting untuk diberikan untuk menjadi sarana pencegahan PPOK, antara lain:

a.    Pengetahuan dasar PPOK
b.    Obat-obatan, manfaat dan efek sampingnya
c.    Cara pencegahan perburukan penyakit
d.    Menghindari risiko (salah satunya dengan berhenti merokok)
e.    Penyesuaian aktivitas .

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH, menyoroti pentingnya edukasi PPOK bagi masyarakat sebagai upaya untuk menurunkan angka kejadian penyakit tersebut. 

“PPOK tidak dapat disembuhkan, tetapi gejalanya akan membaik apabila pasien menghindari faktor risiko dan mendapatkan vaksin pencegahan infeksi.  Hari PPOK Sedunia menjadi momentum yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan PPOK, termasuk faktor risiko, gejala dan keluhan, pencegahan dan tatalaksananya. Saya sangat mengapresiasi kerjasama inisiasi oleh GSK Indonesia dan PDPI untuk terus mendukung pemerintah dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap PPOK, salah satunya melalui Kampanye Peduli Paru OK,” tutup dr. Syahril.
 


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini