RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Isi Lebaran Syawal, Warga Kramat Kalicilik Adakan Ziarah ke Makam Waliyullah

NYALANUSANTARA, Semarang- Warga Kampung Kramat Kalicilik, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, mengadakan ziarah ke sejumlah makam Waliyullah yang ada di Kota Semarang dan sekitarnya, pada Minggu (28/4/2024). 

Dalam kegiatan tersebut mereka me-ziarahi makam Syekh Jumadil Kubro yang ada di Kaligawe Semarang, makam Kiai Sholeh Darat di pemakaman Bergota, Waliyullah Hasan Munadi dan Hasan Dipuro yang ada di Nyatnyono Kabupaten Semarang. 

Kegiatan ziarah itu diikuti sekitar 70 orang yang terdiri dari orangtua dan anak-anak. 

Menurut Pembina Majelis Mushola Nurul Karomah, Habib Rifki bin Al Azis bin Shahab, kegiatan ziarah itu merupakan agenda tahunan di bulan Syawal. Ia menambahkan kegiatan itu bertujuan mengajak warga untuk mengenal dan menghormati para Waliyullah, serta menjaga kerukunan antarwarga. 

Ziarah itu, sambungnya diinisiasi oleh warga dan ketakmiran Yayasan Kramat Kalicilik.

Hikmah yang dicari dalam kegiatan ziarah itu, ujar Habib Rifki yaitu mengajak menjadi orang yang pintar dan bermanfaat. 

"Hikmah yang kita cari, dengan kita mengenal, kita berjalan semacam ini. Tidak usah bicara tentang masalah yang gaib-gaib, tetapi kita bisa belajar. Orang alim itu walaupun beliau sudah meninggal tetap memberikan manfaat, tetap memberikan pelajaran kepada kita semua," ungkapnya.

Sedangkan menurut Fauzan, ketua RT 02 RW 04 kampung Kramat Kalicilik, warganya antusias mengikuti kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut.

"Alhmadulillah masyarakat beserta jamaah majelis sangat antusias, terutama ini masih menyambut bulan Syawal. Dan Alhamdulillah juga, kita masih diberikan kesempatan juga berziarah atau berkunjung ke pemandian yang katanya toyyiba ini," katanya.

Ke depan agenda ziarah tersebut akan dijadikan sebagai kegiatan tahunan dengan berkomunikasi dan berkordinasi dengan para pimpinan dan jamaah. Selain itu wisata religi itu ke depan akan mengarah ke Timur, seperti daerah Lasem, Kudus, dan Demak. 

"Kedepannya kita akan rute ke timur, Lasem, ke Kudus, ke Demak, sampai mungkin ke Sunan Bonang, Sunan Drajat insyaallah. Untuk harapan kedepan, kita tetep agenda ziarah akan koordinasi dengan beberapa jamaah, terutama warga sekitar. Yang kepingin atau mengethaui sejarah penyebaran Islam atau penyebaran apa di pulau Jawa," ujarnya. 

Rio, salah satu peserta ziarah berujar bahwa, merasa mendapatkan banyak ilmu saat mengikuti kegiatan ziarah itu.

"Enak, mendapatkan banyak ilmu. Selalu itu, mendahulukan yang tua terlebih dahulu," katanya. 

Setelah berkunjung ke tiga makam tersebut, warga melanjutkan kegiatan dengan makan bersama, lalu mandi di sendang Kalimah Toyyibah 'Air Karomah' di desa Nyatnyono, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini