Makanan Berbahan Dasar Mangrove dari Demak Mejeng di WWF, Laris Manis Diburu Peserta
Vidya Alka - 27 Mei 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Nusa Dua - Even internasional World Water Forum (WWF) memang sudah selesai. Namun ada cerita yang menarik dari kegiatan tersebut. Yaitu sebuah kelompok lingkungan asal Kabupaten Demak, Jawa Tengah ternyata memamerkan pada dunia produk olahan makanan dan minuman berbahan dasar buah dan daun mangrove.
Komunitas Peduli Sungai (KPS) Barokah Demak memperkenalkan aneka produk makanan dan minuman berbahan utama dari buah dan daun pohon mangrove pada pameran usaha mikro kecil menengah (UMKM) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali Colection, Nusa Dua Bali.
Ketua KPS Barokah, Mat Sairi menjelaskan ada beberapa produk makanan dan minuman yang dipamerkan diantaranya, sirup mangrove, dodol mangrove, bandeng presto, kerupuk mangrove, keripik mangrove dan lainya.
"Untuk harga produknya berkisar mulai dari Rp25 ribu hingga Rp65 ribu," kata Mat Sairi.
Menurut dia, hampir semua produk yang dibawa pada pameran World Water Forum ke-10 itu mendapatkan respon yang cukup baik dari para pengunjung. Bahkan, jelas dia, satu produk kripik berbahan dasar daun mangrove langsung ludes dibeli oleh pengunjung.
"Pada hari pertama, puluhan keripik mangrove seharga Rp25 ribu langsung habis terjual," ujar dia.
Sementara itu, Bidang Ekonomi KPS Barokah, Syifatul Hoiriah, menyatakan bahwa banyak pengunjung pameran yang tertarik dengan produk- produk berbahan dasar mangrove. Alasanya, terang dia, mereka percaya bahwa produk- produk berbahan dasar mangrove bebas dari pengawet dan bahan kimia lainnya.
"Keripik itu sangat diminati karena rasanya yang cukup enak. Kemudian, tanpa bahan kimia, jadi mereka suka," kata dia.
Ia pun berharap agar pelaku UMKM dan komunitas- komunitas bisa terus di libatkan pada ivent internasional seperti pada World Water Forum ke-10 ini.
"Ini merupakan yang pertama kali. Kami berharap bisa terus ikut dalam kegiatan serupa. Agar kami bisa memperkenalkan aneka olahan produk makanan mangrove di Indonesia pada warga negara asing," jelas dia.
Puluhan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia ikut terlibat pada pameran WWF ke-10 di Bali Collection, Nusa Dua Bali.
Mereka memamerkan aneka produk UMKM dari wilayahnya masing- masing seperti makanan, minuman, baju, tas, kain batik, kain tenun, aksesoris dan produk lainnya.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan bahwa gelaran World Water Forum ke-10 di Bali berdampak luar biasa terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Termasuk membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan di Bali.
Pada Fair and Expo di BNDCC terdapat 21 paviliun negara dan 126 organisasi yang mengikuti pameran.
Kemudian, di Tsunami Shelter Kuta ada 70 paviliun dan di Bali Collection UMKM ada 51 paviliun.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Tahniah Kimya
Komentar
Baca Juga
Peran Krusial Pria dalam Menghentikan Kanker Serviks: Fakta Penting tentang HPV dan Vaksinasi
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Melihat Kehidupan Warga Agam yang Terdampak Bencana di Huntara
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Pascabencana, Sekolah Kembali Bersih Anak-anak di Tapanuli Kembali ke Sekolah
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gus Yasin: Pemprov Jateng Upayakan Pemulihan Psikologis Warga Korban Banjir Pemalang
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Wapres dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa di UKSW
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Terkini
Wealth Creation Performance: Pendekatan Baru CESGS UNAIR dalam Menilai Kepemimpinan Korporasi
Ilmu 4 jam lalu
Menempuh 16,5 Jam Demi AEE 2026, Perjuangan Siswi Asal Aceh Ini Tuai Apresiasi Rektor UNAIR
Ilmu 5 jam lalu
Peran Krusial Pria dalam Menghentikan Kanker Serviks: Fakta Penting tentang HPV dan Vaksinasi
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Talwiinder dan Disha Patani Resmi Umumkan Hubungan, Keluar Bergandengan Tangan di Lollapalooza India
Lifestyle 6 jam lalu
Melihat Kehidupan Warga Agam yang Terdampak Bencana di Huntara
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Tampilan Perdana Nayanthara di Film Patriot Terungkap, Tanggal Rilis Digoda Lewat Kode Morse
Lifestyle 8 jam lalu
Pascabencana, Sekolah Kembali Bersih Anak-anak di Tapanuli Kembali ke Sekolah
Ragam Nusantara 8 jam lalu
ULASAN Sebelum Dijemput Nenek, Ketika Hantu Tak Lagi Menakutkan: Komedi Absurd di Balik
Sinema 9 jam lalu
Gus Yasin: Pemprov Jateng Upayakan Pemulihan Psikologis Warga Korban Banjir Pemalang
Ragam Nusantara 9 jam lalu
SINOPSIS Return to Silent Hill Siap Menghantui Bioskop Indonesia Mulai 28 Januari 2026
Sinema 10 jam lalu
Wapres dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa di UKSW
Ragam Nusantara 10 jam lalu