Menparekraf Didampingi Bupati Purbalingga Buka Festival Gunung Slamet
Zinur Iqro - 13 Juli 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Purbalingga- Festival Gunung Slamet (FGS) Purbalingga masuk sebagai salah satu event unggulan dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Event tahunan yang diselenggarakan di objek wisata D’LAs Serang Purbalingga tersebut masuk dalam kalender Event nasional dan menjadi salah satu daya tarik utama pariwisata Indonesia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mengatakan hal itu saat membuka FGS 2024 di objek wisata D’Las Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, Jumat (12/7/24). Kehadiran Sandiaga Uno disambut dengan Tarian Carang Lembayung Penampilan siswi SMKN 1 Purbalingga.
“Ternyata selling point yang sangat menarik dari Festival Gunung Slamet ini adalah dari segi pesan yang disampaikan kepada masyarakat mengenai kelestarian lingkungan. Tadi tari Carang Lembayung ini, mereka memberikan pesan yang jelas untuk menjaga lingkungan,” katanya.
Selain itu, ujar Sandiaga, salah satu kriteria dipilihnya FGS dalam KEN 2024 adalah karena festival yang telah memasuki tahun ketujuh ini telah mendapatkan tempat dihati wisatawan.
“Ini luar biasa, saya sangat kagum saya tidak membayangkan seperti ini, tapi ternyata Festival Gunung Slamet ini saya lihat sudah standar nasional mungkin bisa kita tingkatkan menjadi standar internasional. Selanjutnya dalam kunjungan yang diartikulasikan dengan keuntungan yang mencapai 9 miliar, ini menjadi catatan kita membawa Festival Gunung Slamet ini masuk ke Karisma event Nusantara,” beber Sandiaga.
Ia meyakini Festival Gunung Slamet akan ikut menggerakkan ekonomi bukan hanya di Purbalingga tapi juga daerah sekitar dan akan bisa membuka lapangan kerja yang luas. FGS nantinya akan dikolaborasikan dengan beberapa event yang ada di sekitar wilayah Purbalingga untuk mendorong lebih banyak kunjungan wisatawan ke daerah Purbalingga.
“Menghadapi tantangan ekonomi maka lapangan kerja ini semakin sulit didapatkan, maka festival-festival seperti ini dan UMKM ekonomi kreatif yang mendorong pariwisata dan perkembangan ekonomi ini harus ditingkatkan. Di tahun 2024 ini targetnya dari 110 festival yang kami bantu kurasi (terbuka) 4,4 juta lapangan kerja. Dan untuk pertama kalinya Festival Gunung Slamet ini masuk menjadi festival terbaik Nusantara,” ujarnya
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Diplomasi Prabowo Dari Menhan Hingga Presiden, Tetap Konsistensi Membela Kedaulatan Palestina
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Pemkot Semarang Tambal Jalan Berlubang di Sejumlah Ruas Jalan
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Kemenkum Jateng Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Posbankum
Ragam Nusantara 4 jam lalu
DWP Kemenkum Jateng Tebar Kepedulian di Panti Asuhan Rumah Anak Surga
Ragam Nusantara 5 jam lalu
TNI Tak Hanya Bersih-bersih Namuan Juga Lakukan Renovasi Rumah hingga Sekolah di Aceh Tamiang
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Terkini
Dari Konten Parodi ke Bisnis Global, Khaby Lame Raih Kesepakatan Rp15,1 Triliun
Lifestyle 1 jam lalu
Persijap Jepara Banyak Datangkan Pemain Berpengalaman dari ISL
Sport 3 jam lalu
Diplomasi Prabowo Dari Menhan Hingga Presiden, Tetap Konsistensi Membela Kedaulatan Palestina
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Pemkot Semarang Tambal Jalan Berlubang di Sejumlah Ruas Jalan
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Kemenkum Jateng Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Posbankum
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Intim dan Khidmat, Ini Potret Bridesmaid & Groomsmen di Pernikahan Ranty Maria–Rayn Wijaya di Bali
Lifestyle 5 jam lalu
DWP Kemenkum Jateng Tebar Kepedulian di Panti Asuhan Rumah Anak Surga
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Menanti Momen Sempurna, Ranty Maria dan Rayn Wijaya Resmi Menikah di Tanggal Penuh Maknan
Lifestyle 6 jam lalu
TNI Tak Hanya Bersih-bersih Namuan Juga Lakukan Renovasi Rumah hingga Sekolah di Aceh Tamiang
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Di Era Presiden Prabowo, Indonesia Disebut Ekonom Global Jadi Primadona Investasi
Ekbis 7 jam lalu
Pengamat Puji Ketegasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal, Kini Harga Timah Melonjak
Ekbis 8 jam lalu