RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Kendalikan Inflasi, Pemkab Purbalingga Gelar HLM dan Capacity Building TPID

NYALANUSANTARA, Purbalingga- Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), pada Jumat (2/8/2024), bertempat di Operation Room Graha Adiguna Kompleks Setda Purbalingga. 

Kegiatan itu diadakan dalam rangka mengendalikan tingkat inflasi di kabupaten tersebut. Tujuan pertemuan itu sebagai refreshment bagi TPID untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan dalam memahami strategi pengendalian inflasi.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Purbalingga, Mukodam, menyampaikan hal itu saat menyampaikan laporan TPID. “Tujuan lainnya yakni tersusunnya program kerja unggulan pengendalian inflasi secara sinergis dengan banyak pihak,” ucapnya.

Sedangkan Plh. Kepala Bank Indonesia Cabang Purwokerto, Oki Hermawan, menjelaskan tentang tingkat inflasi di Kabupaten Purbalingga yang sementara memang masih menginduk ke cabang Purwokerto. “Tingkat inflasi di Kabupaten Purbalingga yaitu 4.51% dan berhasil berada di bawah Tingkat inflasi Nasional yaitu 5.05%,” bebernya.

Ia menambahkan tingkat inflasi, ditargetkan terjaga di angka 2.5% +/- 1% agar tetap saling menguntungkan, baik produsen maupun konsumen. Sejalan dengan arahan Presiden RI, masyarakat didorong untuk memperkuat produksi pangan sehingga stock dan harga senantiasa terjaga. Selain itu, masyarakat juga bisa mendongkrak produktivitas melalui pemanfaatan teknologi.

Di samping itu, Sekda Purbalingga, Herni Sulasti, turut memberikan tambahan arahan terkait langkah-langkah pengendalian inflasi.

“Ada 9 langkah konkrit yang sudah dilakukan oleh TPID Kabupaten Purbalingga namun pelaporannya masih harus diperhatikan. Maka kita harus terus bersinergi, bekerja sama, dan dimohon perhatikan juga urusan administrasi pelaporan,” terang Sekda.

Kehadiran Kepala Daerah, lanjut Sekda menjelaskan, seperti pertemuan siang ini pun turut menambah point evaluasi komitmen secara rutin oleh Tim Nasional. Harapannya pertemuan ini mampu mengakomodir gagasan para stakeholder yang sesuai karakteristik daerah.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini