Tradisi Ruwatan di Demak, Ritual Penyucian untuk Tolak Balak
Red - 05 Agustus 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Demak - Ruwatan, salah satu ritual penyucian yang masih dilestarikan oleh sebagian besar masyarakat Jawa, kembali digelar di Kabupaten Demak. Ruwatan, yang dalam bahasa Jawa berarti dilepas atau dibebaskan, merupakan upacara untuk membebaskan seseorang dari hukuman yang menimbulkan bahaya.
Di Demak, ruwatan diselenggarakan oleh ahli waris Kanjeng Sunan Kalijaga di Kadilangu dan dilakukan rutin dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Muharam dan Rajab pada penanggalan Islam. Tradisi ini juga diiringi dengan pagelaran wayang sebagai bagian dari rangkaian upacaranya.
Ruwatan merupakan tradisi turun-temurun yang dilaksanakan sebagai prosesi tolak balak, bertujuan untuk menghindarkan manusia dari marabahaya. Tradisi ini merupakan peninggalan dan ajaran dari Kanjeng Sunan Kalijaga, seorang wali yang menyebarkan agama Islam dengan mengakulturasi budaya.
Pada Minggu (4/8/2024), ruwatan Muharam dilaksanakan di Pendopo Ageng Kadilangu dengan jumlah peserta sebanyak 468 sukerto. Para peserta yang diruwat, atau disebut sukerto, tidak hanya berasal dari Kabupaten Demak tetapi juga dari Pati, Kudus, Grobogan, Semarang, dan bahkan dari luar Jawa.
Adi Purnomo, Ketua pelaksana ruwatan, menyatakan bahwa masyarakat Demak, khususnya ahli waris Kanjeng Sunan Kalijaga, terus melestarikan tradisi ruwatan. "Masyarakat Demak utamanya ahli waris Kanjeng Sunan Kalijaga tetap melestarikan tradisi ruwatan karena sebagian besar masyarakat percaya setelah diruwat akan mendapat keberkahan dan kelancaran dalam usaha serta dimudahkan hajadnya. Namun itu semua atas kehendak dan izin dari Allah SWT," ungkap Adi.
"Ruwatan Muharam ini terlaksana dengan jumlah 468 sukerto. Para sukerto tersebut berasal dari Demak, Grobogan, Pati, Kediri, Tangerang, bahkan sampai luar Jawa. Semoga yang diruwat bisa dilancarkan urusannya dan dijauhkan dari marabahaya, Aamiin," tambah Adi.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Kemenkum Jateng Siap Berbenah Menuju WBBM
Ragam Nusantara 7 menit lalu
Kapolrestabes Semarang Resmi Berganti, dari Syahduddi kepada Heri Wahyudi
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Dorong Hilirisasi Riset di Tengah Transformasi Hukum Pidana, Kemenkum Jateng - UIN Salatiga Gelar Seminar Nasional
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Mobil China Makin Dominan, Penjualan Melonjak 79 Persen di Indonesia
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gubernur Jateng Ajak Kadin Berkolaborasi Atasi Kemiskinan Ekstrem
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Terkini
Kemenkum Jateng Siap Berbenah Menuju WBBM
Ragam Nusantara 7 menit lalu
Kapolrestabes Semarang Resmi Berganti, dari Syahduddi kepada Heri Wahyudi
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Dorong Hilirisasi Riset di Tengah Transformasi Hukum Pidana, Kemenkum Jateng - UIN Salatiga Gelar Seminar Nasional
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Mobil China Makin Dominan, Penjualan Melonjak 79 Persen di Indonesia
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gubernur Jateng Ajak Kadin Berkolaborasi Atasi Kemiskinan Ekstrem
Ragam Nusantara 9 jam lalu
SINOPSIS Gohan: Heart of Home, Kisah Haru tentang Kesetiaan dan Arti Kehadiran
Sinema 9 jam lalu
SINOPSIS Ip Man: Kung Fu Legend, Aksi Legendaris Penuh Konflik dan Perjuangan di Hong Kong
Sinema 11 jam lalu
Besok Siang Karnaval Paskah 2026 di Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Sementara
Ragam Nusantara 11 jam lalu
SINOPSIS Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Drama Keluarga Penuh Emosi Tayang Mei 2026
Sinema 12 jam lalu
Kemenkum Jateng Teken Perjanjian Kerjasama dengan 4 Perguruan Tinggi
Ragam Nusantara 12 jam lalu
Brebes Siap Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia
Ragam Nusantara 12 jam lalu