Kuatkan Pelaku UMKM, Pemkab Kebumen Beri Bantuan Rehab Warung
Zinur Iqro - 13 Agustus 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Kebumen- Program bantuan UMKM berupa pemberian bahan material untuk rehab warung sebesar Rp1.250.000 per UMKM dilaunching oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Bantuan itu sebagai stimulus penguatan UMKM di Kebumen.
Launching tersebut berbarengan dengan acara sosialisasi sensus UMKM yang merupakan program dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM). Sosialisasi berlangsung di Setda Kebumen, Senin (12/8/2024).
Pendataan bekerjasama dengan Universitas Putra Bangsa, IAINU Kebumen dan Asosisasi UMKM Kebumen.
Menurut Arif Sugiyanto perlu ada penguatan untuk para UMKM dengan memberikan bantuan berupa rehab warung/kios. Karena itu, dengan sensus ini salah satu fungsinya adalah untuk mengetahui mana UMKM yang berhak mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah.
"Bantuan yang kita berikan ini dalam bentuk material senilai Rp1.250.000," ujar Arif.
"Tentunya akan kita berikan kepada mereka para UMKM kecil atau dari masyarakat miskin yang masih membutuhkan penguatan. Untuk itu sensus ini diperlukan guna mengetahui kondisi UMKM kita di lapangan," sambungnya.
Ia mengungkapkan secara bertahap, total bantuan yang akan diberikan sebesar Rp 90 Miliar dengan jumlah UMKM kurang lebih 72 ribu. Arif juga meminta kepada pelaku UMKM agar memberikan data yang benar sejujur-jujurnya ketika ada petugas sensus melakukan pendataan.
"Secara siklus di kewirausahaan selain menjaring wirausaha baru, kemudian membina dan mengembangkan, maka ekosistem landasannya adalah pendataan yang nantinya akan digunakan pemerintah dalam membuat kebijakan yang tepat sasaran," bebernya.
Sementara itu, Kepala Disperindag KUKM Haryono Wahyudi menambahkan, berdasarkan data dari pusat, jumlah UMKM di Kebumen mencapai 200 ribu UMKM. Namun dalam survei ini, bakal menyasar ke 60 ribu UMKM atau tidak semua.
"Jadi yang dilakukan penfataan secara langsung adalah UMKM jenis pedagang keliling dan pedagang tidak menetap sasarannya 60 ribu," katanya.
Hal itu, menurutnya sudah menjadi kebijakan pusat. Sensus akan dimulai pada Agustus bulan ini sampai Oktober. Haryono berharap masyarakat atau pelaku UMKM bisa memberikan data yang benar, hal ini menyangkut kredibilitas dari survei yang dihasilkan.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Kemenkum Jateng Kaji Perundang-Undangan DPRD Jepara tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
Ragam Nusantara 36 detik lalu
2.807 Personel Polda Jateng Terima Tanda Kehormatan dari Presiden RI
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Sopir Bus Harapan Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Kediri
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Lapas Semarang Dorong Napi Produksi Kopi Sachet
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Terkini
Kemenkum Jateng Kaji Perundang-Undangan DPRD Jepara tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
Ragam Nusantara 36 detik lalu
Redmi Turbo 5 Series Siap Meluncur di China, Turbo 5 Max Usung Dimensity 9500s dan Baterai 9.000mAh
Tekno 50 menit lalu
2.807 Personel Polda Jateng Terima Tanda Kehormatan dari Presiden RI
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Sopir Bus Harapan Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Kediri
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Vivo X200T Resmi Meluncur di India, Andalkan Kamera Zeiss dan Baterai Jumbo 6.200mAh
Tekno 1 jam lalu
Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Mohanlal Umumkan Film Baru L367, Kembali Berkolaborasi dengan Sutradara Vishnu Mohan
Lifestyle 2 jam lalu
Fakultas Hukum Unwahas Semarang Jalin Kerjasama dengan BTU Thailand
Ilmu 3 jam lalu
Ranbir Kapoor Pastikan Animal Park Baru Mulai Syuting pada 2027
Lifestyle 3 jam lalu
Lapas Semarang Dorong Napi Produksi Kopi Sachet
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Viral Diserang RPG dan Senapan, Land Cruiser Wali Kota di Filipina Tetap Utuh
Ragam Nusantara 4 jam lalu