RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Bupati Blora Fokus Kaji Anggaran Operasional Tenaga Pendamping Desa

Ia juga mendorong agar para pendamping desa berkoordinasi rutin dengan pihak lain, seperti pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), untuk menghindari ego sektoral. 

Mas Arief berharap adanya sinergi dalam menangani persoalan di desa, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, kemiskinan, dan stunting yang berkaitan dengan target SDGs (Sustainable Development Goals).

Bupati Arief menekankan bahwa kemajuan Kabupaten Blora sangat bergantung pada kemajuan desa-desa yang ada.

Oleh karena itu, ia mengajak PMD dan para pendamping desa untuk ikut memberikan masukan dalam menentukan program-program prioritas pembangunan desa, terutama terkait infrastruktur.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Arief juga menyerahkan bantuan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun anggaran 2024 kepada empat penerima, masing-masing senilai Rp75 juta. 

Para penerima adalah BUMDes Mustika Abadi dari Desa Sempu, Kunduran; BUMDes Sumber Merdeka dari Desa Wantilgung, Ngawen; BUMDes Maju Jaya dari Desa Talokwohmojo, Ngawen; dan BUMDes Sarimulyo dari Desa Sarirejo, Bogorejo.

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan desa-desa di Blora dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini