Akhirnya Guru SDN 1 Wonosobo dan Wali Murid Saling Memaafkan dan Sepakat Kasus Tak Lanjut ke Proses Hukum
Zinur Iqro - 30 Oktober 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Wonosobo- Kasus dugaan kekerasan yang melibatkan seorang guru dan murid di SD Negeri 1 Wonosobo akhirnya berakhir damai setelah kedua belah pihak saling memaafkan dan sepakat untuk tidak melanjutkan proses hukum.
Awal mula kasus ini menjadi perhatian publik setelah Ayu S, seorang wali murid, melaporkan Marsono, guru di SD Negeri 1 Wonosobo, ke Polres setempat atas dugaan tindak kekerasan. Ayu menuduh Marsono menampar rahang dan pipi anaknya.
Pelaporan itu dilakukan setelah upaya klarifikasi dan mediasi di sekolah sebanyak dua kali tidak membuahkan hasil. Wali murid beranggapan anaknya mengalami kekerasan, sementara pihak terlapor merasa tidak melakukan hal tersebut.
“Karena tidak ada jalan keluar dalam mediasi, saya melaporkannya ke polisi. Namun sebelum proses hukum berjalan, beredar informasi di media sosial tentang permintaan uang sebesar Rp30 juta sebagai ganti rugi. Akibatnya, masalah ini menjadi viral,” ujar Ayu.
Namun, setelah melalui proses mediasi yang difasilitasi oleh berbagai pihak, termasuk Polres Wonosobo, permasalahan ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai, saling memaafkan, dan mencabut laporan polisi.
"Setelah masalah ini selesai, saya langsung mencabut laporan demi kebaikan bersama. Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah, Disdikpora, PGRI, dan pihak kepolisian atas penyelesaian ini," tambah Ayu.
Proses mediasi antara Ayu S dan Marsono dilaksanakan di Polres Wonosobo pada Selasa, 29 Oktober 2024, dengan disaksikan oleh Kasatreskrim Polres Wonosobo, AKP Arief Kristiawan, SH MH, serta Ketua PGRI Wonosobo, Rohmat. Kesepakatan damai ini dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak dan saksi. Keduanya sepakat untuk saling memaafkan.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Tinjau Desa Penakir Pemalang, Wagub Jateng Dorong Pemerintah Pusat Perkuat Hutan Lindung
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Polres Purbalingga Bagikan Air Bersih dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir Bandang
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Di Medsos Ramai Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun, Kemenkeu: HOAKS
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Perkuat Wisata Kampung Batik Rejomulyo, Wali kota Agustina Hadirkan Workshop Kampung Batik
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Presiden Prabowo Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia Bersama Zinedine Zidane di Davos
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Terkini
Akankah Nam Ji Hyun Menerima Lamaran Moon Sang Min di Drama To My Beloved Thief?
Lifestyle 2 jam lalu
Tinjau Desa Penakir Pemalang, Wagub Jateng Dorong Pemerintah Pusat Perkuat Hutan Lindung
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Bersiap untuk Pengejaran Mendebarkan di Episode Terbaru Undercover Miss Hong!
Lifestyle 4 jam lalu
Polres Purbalingga Bagikan Air Bersih dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir Bandang
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Di Medsos Ramai Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun, Kemenkeu: HOAKS
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Perkuat Wisata Kampung Batik Rejomulyo, Wali kota Agustina Hadirkan Workshop Kampung Batik
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Presiden Prabowo Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia Bersama Zinedine Zidane di Davos
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Gus Yasin: Ponpes Miliki Peran Strategis Jadi Penggerak Kemandirian Ekonomi
Ragam Nusantara 7 jam lalu
KKP Jamin Hak Keluarga Tiga ASN yang Gugur dalam Kecelakaan ATR 42-500
Ekbis 7 jam lalu
Resmikan Pasar Ikan Rejomulyo, Wali Kota Agustina Hidupkan Optimisme Pedagang Ikan
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Kaliwedi Sragen Dari Desa Tertinggal Kini Jadi Desa Mandiri
Ragam Nusantara 8 jam lalu