RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Menyerap Aspirasi Warga ala Gubernur Jateng

Malam semakin larut, waktu terus berjalan, detik tidak pernah berjalan mundur. Aspirasi demi aspirasi masyarakat masih disampaikan. 

Salah seorang petani, Nur Faizin menyampaikan keluhannya mengenai harga beli jagung dan padi yang secara praktik belum sesuai regulasi pemerintah pusat.

"Pas panen harga jatuh. Harga jagung dan padi memang sudah ada penetapan (standar harga, tetapi praktiknya jauh panggang dari api," ujarnya mewakili suara petani di Kendal.

Ya. silaturahmi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ahmad Luthfi berkeliling ke-35 kabupaten/kota pada awal kepemimpinannya sebagai Gubernur Jawa Tengah. Sebelumnya juga sudah terlaksana di Kabupaten Kudus dan Jepara. 

Tujuan untuk menyerap apirasi, menggali potensi, dan menemukan permasalahan kemasyarakatan untuk kemudian diintegrasikan menjadi sebuah kebijakan. "Saya ingin mendengar apa yang harus dilaksanakan lima tahun ke depan," kata Ahmad Luthfi. 

Menanggani berbagai aspirasi masyarakat di acara malam itu, Luthfi mengatakan,  normalisasi di sejumlah sungai menjadi salah satu programnya  untuk mengatasi sejumlah permasalahan di bidang pertanian dan perikanan.

“Di beberapa titik sudah dilaksanakan, Di Kendal ada di Gempolsewu," katanya.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini