AI Berdampak Positif dan Negatif, Sumanto Minta Literasi Masyarakat Ditingkatkan
Intan Fitria - 20 April 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang- Penggunaan Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan memiliki dampak positif dan negatif. Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto meminta masyarakat bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi agar terhindar dari efek negatif.
Sumanto mengungkapkan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam Dialog Radio DPRD Provinsi Jawa Tengah bertema “Strategi Literasi di era Banjir Informasi”. Dialog digelar di Radio Sonora Semarang, belum lama ini.
Ia mengatakan, teknologi AI memberikan sejumlah dampak positif. Yaitu membuat pekerjaan dan pembelajaran lebih mudah dan efektif. Selain itu, kecerdasan buatan juga bisa membantu dalam menganalisis data dalam jumlah besar.
"Kemajuan teknologi ini membuat kita lebih mudah dan cepat dalam belajar dan mengerjakan tugas. Tinggal ketikkan perintah saja, tugas sudah jadi," ujarnya.
Meski begitu, kemudahan menggunakan AI juga bisa menurunkan kemampuan manusia untuk berpikir kritis. Ia mencontohkan, siswa sekolah yang terbiasa menggunakan AI akan kesulitan untuk menghafal dan mencerna pelajaran.
"Kalau dari kecil sudah terbiasa pakai AI, mungkin bisa kesulitan menghafal dan mencerna pelajaran. Mungkin sesekali harus dikembalikan ke cara lama dengan membaca buku dan menulis lagi," papar politisi PDI Perjuangan tersebut.
Ia menambahkan, kecanggihan AI juga bisa membuat sejumlah pekerjaan tergantikan sehingga lapangan kerja berkurang. Kecerdasan buatan pun rentan dimanfaatkan untuk membuat konten hoax seperti deepfake.
Karena itu, Sumanto meminta literasi digital ditingkatkan agar masyarakat bisa membedakan mana informasi yang benar dan salah. Literasi sendiri merupakan kemampuan untuk memperoleh, memahami, menerima, membuat, serta menggunakan informasi.
"Perkembangan teknologi informasi seperti saat ini menuntut kita untuk beradaptasi agar lebih bijak dan kritis dalam mengelola informasi," katanya.
Ketua Komisi A DPRD Jateng, Imam Teguh Purnomo yang juga menjadi narasumber juga menekankan agar pemerintah menggiatkan literasi digital. Menurutnya, peningkatan literasi sama dengan upaya mewujudkam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Pada era modern dengan arus informasi yang sangat cepat dan beragam seperti saat ini, peningkatan literasi digital ke masyarakat sangat penting," katanya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Lapas Semarang Bagikan Ratusan Takjil kepada Masyarakat
Ragam Nusantara 6 menit lalu
Mahasiswa Indonesia di China Soroti Kebijakan Teknologi dan Revitalisasi Desa dalam “Dua Sesi”
Ragam Nusantara 38 menit lalu
Fraksi PDIP Kota Semarang Buka Posko Aduan THR
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Kemenkum Jateng Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Kemenkum Jateng Salurkan Bakti Sosial ke Panti Asuhan Siti Khadijah Semarang
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Terkini
Lapas Semarang Bagikan Ratusan Takjil kepada Masyarakat
Ragam Nusantara 6 menit lalu
SINOPSIS Tiba-Tiba Setan Siap Tayang April 2026
Sinema 28 menit lalu
Mahasiswa Indonesia di China Soroti Kebijakan Teknologi dan Revitalisasi Desa dalam “Dua Sesi”
Ragam Nusantara 38 menit lalu
SINOPSIS Tunggu Aku Sukses Nanti, Angkat Tekanan Sosial Saat Kumpul Keluarga Lebaran
Sinema 1 jam lalu
Penyanyi Piche Kota Ditahan Polisi Usai Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerkosaan
Lifestyle 2 jam lalu
Menkeu Purbaya Ingatkan Risiko Ekonomi RI dari Konflik AS–Israel dan Iran
Ekbis 2 jam lalu
Zulhas Pastikan Stok Pangan Aman hingga Lebaran, Harga Relatif Terkendali
Ekbis 3 jam lalu
Fraksi PDIP Kota Semarang Buka Posko Aduan THR
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Bayern Munchen Pesta Gol 6-1 atas Atalanta, Kompany Puji Ketajaman Serangan
Sport 4 jam lalu
Kemenkum Jateng Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Hansi Flick Akui Barcelona Terlalu Sering Kehilangan Bola Saat Ditahan NewcastleN
Sport 5 jam lalu