Bupati Purworejo Tinjau Kerusakan Rumah Akibat Angin Kencang dan Hujan Deras
Red - 05 Januari 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Purworejo - Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti SH, melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah rumah yang mengalami kerusakan parah di beberapa desa, menyusul bencana alam yang melanda wilayah tersebut pada Rabu (3/1/2024) pukul 15.15 WIB. Desa-desa yang terkena dampak meliputi Pacor, Tepus Kulon, Kemiri Lor, Wareng, dan Tanjungrejo.
Akibat dari angin kencang disertai hujan deras, sejumlah pohon tumbang menimpa rumah warga, merusak struktur bangunan dan mengakibatkan sejumlah warga terluka.
Bupati Yuli Hastuti menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa masyarakat dan segera memberikan bantuan berupa santunan dan sejumlah bahan pokok.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pendataan lebih lanjut terkait kerusakan dan memberikan bantuan lebih lanjut kepada korban.
"Tadi ada warga yang terluka tertimpa reruntuhan rumah, tadi saya sempat menjenguk. Saya minta untuk segera berobat agar segera dapat ditangani. Tidak perlu khawatir masalah biaya, semua akan ditanggung pemerintah," ungkap Bupati Yuli Hastuti.
Meskipun kerusakan rumah cukup parah, Bupati menyampaikan rasa syukurnya karena musibah ini tidak merenggut korban jiwa.
Selain kerusakan rumah, beberapa ruas jalan juga ditutup oleh pohon tumbang dan terdapat jaringan listrik yang terganggu.
Kalak BPBD Purworejo, Hariyono, menjelaskan bahwa pihaknya menerima 13 laporan terkait pohon tumbang di berbagai kecamatan, seperti Purwodadi, Banyuurip, Kaligesing, Kutoarjo, Gebang, Butuh, dan Kemiri.
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana dan meningkatkan kewaspadaan menyusul curah hujan yang diperkirakan akan terus meningkat.
Turut serta dalam peninjauan, Kalak BPBD Purworejo Hariyono SSos MM, Kepala DINSOSDALDUKKB Ahmat Jainudin SIP, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Rita Purnama SSTP MM, Kabag Prokopim Ulik Sri Widiatmi SSos MAP, sejumlah camat terkait, dan perwakilan Baznas dan PMI Purworejo.
Pemerintah daerah Purworejo berkomitmen untuk memberikan bantuan secepat mungkin kepada warga terdampak dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna pemulihan dan rehabilitasi wilayah yang terkena dampak bencana alam tersebut.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 14 menit lalu
Lapas Perempuan Semarang Gelar Ikrar Bersama “Zero Halinar”
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Dua Anak Meninggal dan Satu Lainnya Selamat, Usai Tenggelam di Pantai Kertojayan Purworejo
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Kemenkum Jateng - BHP Semarang Dorong Optimalisasi Layanan Hukum di Kelurahan Sondakan
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Jisco Marine dan Tafcindo Jasatama Kembali Bagikan Sembako untuk Warga Semarang dan Tegal
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Terkini
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 14 menit lalu
Lapas Perempuan Semarang Gelar Ikrar Bersama “Zero Halinar”
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Raih BRI Assist of The Week, Pemain Muda Persijap Ini Makin Termotivasi
Sport 2 jam lalu
Dua Anak Meninggal dan Satu Lainnya Selamat, Usai Tenggelam di Pantai Kertojayan Purworejo
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Kemenkum Jateng - BHP Semarang Dorong Optimalisasi Layanan Hukum di Kelurahan Sondakan
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Reva Adi Siap Bantu PSIM Raih Poin Lawan Bhayangkara FC
Sport 3 jam lalu
Jisco Marine dan Tafcindo Jasatama Kembali Bagikan Sembako untuk Warga Semarang dan Tegal
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Waspada Kebakaran Hutan di Musim Kemarau, Polda Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Industri Tiongkok Tumbuh Kuat, Didukung Lonjakan Teknologi dan AI
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
Ilmu 5 jam lalu
Hadapi Laga Berat, PSIM Yogyakarta Waspadai Lini Depan Bhayangkara FC
Sport 5 jam lalu