RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Jejak Rasa Peranakan Tionghoa dalam Semangkuk Laksa Tangerang

Laksa Tangerang yang populer mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat. Pemerintah Kota Tangerang memfasilitasi penjual laksa dengan menyediakan bangunan pondok yang terbuat dari bambu dan beratap jerami di Jalan Mohamad Yamin, Kota Tangerang. Tempat ini bernama Kawasan Kuliner Laksa Tangerang dan terdapat tujuh warung yang menjajakan laksa racikan mereka di sini dan beberapa dari mereka buka 24 jam.

Para pengunjung yang menyambangi kawasan tersebut dapat memesan laksa berbeda rasa di warung-warung yang tersedia, di antaranya satu porsi laksa ayam kampung seharga Rp25.000 dan satu porsi laksa telur seharga Rp15.000. Laksa ayam kampung berkuah kuning pekat dengan rasa pedas berempah sementara laksa telur berkuah agak pucat dengan rasa yang ringan tetapi tetap nikmat.

Salah satu penjual yang ditemui Xinhua pada Senin (23/6) yakni Mang UU menuturkan bahwa kebanyakan dari pedagang di sini mulai berjualan sekitar tahun 2010. Sebelum COVID melanda, mereka mampu menjual hingga 100 porsi dalam sehari tetapi pascapandemi menjual 50 porsi sehari saja dirasakan para pedagang sangat sulit.  


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Komentar

Baca Juga

Terkini