RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Wagub Jateng: Pemprov Komitmen Kembangkan Pendidikan Santri

Kepada 17 santriwan dan santriwati yang diwisuda malam itu, Gus Yasin menyampaikan pesan bahwa  wisuda bukan akhir dari segalanya, tapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Jangan puas. Malam ini dihaflahi, tapi jangan merasa selesai. Al-Qur’an itu selalu hidup, maknanya berkembang mengikuti zaman. Maka teruslah kaji, pahami, dan hidupkan Al-Qur’an dalam keseharian,” ucapnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Gunawan Sudharsono, mengatakan, progres program beasiswa kuliah santri asal Jateng ke perguruan tinggi tarus berjalan. 

Beasiswa kuliah santri melalui program Pesantren Obah yang digagas oleh pemerintahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin ini,  tidak hanya ke perguruan tinggi luar negeri, tapi juga di dalam negeri. 

Setidaknya 40-an kampus dalam negeri yang akan diajak bekerjasama dalam program tersebut. "Itu perguruan tinggi nasional baik negeri maupun swasta," kata Gunawan.

Dikatakan Gunawan, Pemprov Jateng saat ini dalam posisi pembentukan tim Forum Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren. Pembentukannya sudah dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur. 

Gunawan mengatakan, untuk kerja sama dengan kampus di luar negeri yang sudah tahapan finalisasi yakni di Kairo (Mesir), dan di Jerman. Untuk kampus di dalam negeri juga terus dikomunikasikan.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini