Strategi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia pada Tahun 2025
Karso Aji - 16 Juli 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggulirkan beragam program untuk menggenjot Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025.
Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Dhoni Widianto, mengatakan, skor IPM Jateng pada angka 73,87 di tahun 2024. Pemprov Jateng menyelenggarakan banyak program untuk menaikkan skor IPM tersebut.
Dibeberkan dia, terdapat tiga indikator pada IPM, meliputi kehidupan yang layak (kesejahteraan), umur panjang dan sehat (Kesehatan), serta pengetahuan (Pendidikan). Dari sejumlah indikator tersebut Pemerintah Provinsi Jateng telah membuat program yang dicanangkan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.
“Salah satu yang sudah dicanangkan yakni program spelling (Dokter Spesialis Keliling). Layanan itu untuk meningkatkan screening kesehatan masyarakat,” kata Dhoni dalam Rapat Koordinasi dan Fasilitasi Peningkatan Pembangunan Pembangunan Sumber Daya Manusia Provinsi Jateng, di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, pada Selasa, 15 Juli 2025.
Pada dimensi pendidikan, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Jateng telah memulai program sekolah kemitraan yang berkolaborasi dengan 139 sekolah swasta, terdiri dari 56 SMA, dan 83 SMK pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025/2026. Program ini menjangkau siswa miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri.
Selain itu, di Jateng juga terselenggara Sembilan Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh pemerintah pusat, di mana terdiri dari enam SMA, dan tiga SMP. Angkatan pertama Sekolah Rakyat di Jateng ini mampu menampung setidaknya 850-an anak dari keluarga yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem, sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Ini harus kita push, diakselerasi. Kita minta kepada kepala OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) untuk bisa melakukan program-program intervensi,” kaya Dhoni.
Menurut dia, saat ini merupakan momentum tepat untuk membuat berbagai program berkaitan dengan peningkatan IPM, mengingat masih dalam tahap penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun kedepan.
Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Wisnu Nurdiyanto, mengatakan, butuh kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan IPM. Sebab,pembangunan manusia menjadi pekerjaan yang tidak bisa selesai dalam waktu cepat.
“Dan tidak bisa diselesaikan secara sektoral, akan tetapi butuh kerja sama dan kolaborasi lintas sektor,” kata dia. Guru Besar dalam bidang Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan dari Universitas Diponegoro (Undip), Akhmad Syakir Kurnia, mengatakan, IPM merupakan potret atau indikator dalam melihat bagaimana dampak pembangunan yang manfaatnya kembali kepada manusia.
Menurut dia, program yang sudah dijalankan Pemerintah Provinsi Jateng seperti Spelling yang masuk ke desa-desa, Sekolah Kemitraan dengan swasta, dan Sekolah Rakyat, merupakan
langkah bagus untuk menjadi program di awal.
“Program inisiasi harus menjangkau masyarakat secara lebih luas, dan memastikan bahwa layanan dasar pendidikan, kesejahteraan, kesehatan itu sampai pada sasarannya. Saya kira itu bagus,” katanya. (*)
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Kemenkum Jateng Siap Berbenah Menuju WBBM
Ragam Nusantara 35 menit lalu
Kapolrestabes Semarang Resmi Berganti, dari Syahduddi kepada Heri Wahyudi
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Dorong Hilirisasi Riset di Tengah Transformasi Hukum Pidana, Kemenkum Jateng - UIN Salatiga Gelar Seminar Nasional
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Mobil China Makin Dominan, Penjualan Melonjak 79 Persen di Indonesia
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Gubernur Jateng Ajak Kadin Berkolaborasi Atasi Kemiskinan Ekstrem
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Terkini
Kemenkum Jateng Siap Berbenah Menuju WBBM
Ragam Nusantara 35 menit lalu
Kapolrestabes Semarang Resmi Berganti, dari Syahduddi kepada Heri Wahyudi
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Dorong Hilirisasi Riset di Tengah Transformasi Hukum Pidana, Kemenkum Jateng - UIN Salatiga Gelar Seminar Nasional
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Mobil China Makin Dominan, Penjualan Melonjak 79 Persen di Indonesia
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Gubernur Jateng Ajak Kadin Berkolaborasi Atasi Kemiskinan Ekstrem
Ragam Nusantara 9 jam lalu
SINOPSIS Gohan: Heart of Home, Kisah Haru tentang Kesetiaan dan Arti Kehadiran
Sinema 10 jam lalu
SINOPSIS Ip Man: Kung Fu Legend, Aksi Legendaris Penuh Konflik dan Perjuangan di Hong Kong
Sinema 11 jam lalu
Besok Siang Karnaval Paskah 2026 di Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Sementara
Ragam Nusantara 11 jam lalu
SINOPSIS Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Drama Keluarga Penuh Emosi Tayang Mei 2026
Sinema 12 jam lalu
Kemenkum Jateng Teken Perjanjian Kerjasama dengan 4 Perguruan Tinggi
Ragam Nusantara 12 jam lalu
Brebes Siap Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia
Ragam Nusantara 13 jam lalu