20 Guru PPPK di Blitar Ajukan Cerai dalam 6 Bulan, Mayoritas Perempuan
Karso Aji - 21 Juli 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, JAKARTA- Fenomena yang mengundang perhatian terjadi di Kabupaten Blitar, di mana sebanyak 20 guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengajukan izin cerai hanya dalam enam bulan pertama tahun 2025. Jumlah ini melampaui total pengajuan cerai sepanjang tahun 2024, yang tercatat sebanyak 15 kasus.
Kepala Bidang Pengelolaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Deni Setiawan, mengaku terkejut dengan tren tersebut. Ia baru mengetahui laporan dari tim SDM dan menyebut fenomena ini belum pernah terjadi sebelumnya, terlebih dalam waktu yang singkat.
Dari data yang masuk, sekitar 75 persen pengajuan berasal dari guru perempuan, dengan sebagian besar merupakan gugatan cerai terhadap suami. Deni menduga faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab, terutama karena banyak pasangan dari guru PPPK yang tidak memiliki pekerjaan tetap atau penghasilan yang stabil.
Ia juga menilai bahwa perubahan kondisi finansial setelah seorang istri diangkat sebagai PPPK bisa memengaruhi dinamika dalam rumah tangga. Ketika istri menjadi pihak dengan penghasilan tetap, posisi dominan dalam aspek ekonomi bisa bergeser, yang kemungkinan menimbulkan ketegangan dalam hubungan.
Deni mengingatkan agar para guru tidak melupakan peran keluarga yang telah mendukung mereka sejak awal, dan tetap menjaga keharmonisan meski sudah memiliki status dan penghasilan yang lebih baik.
Terkait aspek administratif, Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar menegaskan bahwa permohonan cerai dari PPPK harus disertai izin resmi dari Bupati sebelum proses di pengadilan agama dapat berlangsung. Jika hal itu dilanggar, pegawai yang bersangkutan bisa dikenai sanksi oleh inspektorat.
Sebagai tenaga pendidik, guru diharapkan menjaga citra dan keteladanan baik dalam kehidupan profesional maupun pribadi. Oleh karena itu, proses hukum dan kepegawaian terkait perceraian wajib dijalankan sesuai aturan.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Perempuan Buruh Serabutan Ditemukan Tewas di Rumahnya di Ponorogo
Ragam Nusantara 40 menit lalu
10 Rescuer SAR Cilacap Dikirim ke Bandung Barat untuk Bantu Penanganan Longsor
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Sengketa Batas Tanah Berujung Carok Maut di Jember, Satu Warga Tewas
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Cegah Kecelakaan Berulang, Satpol PP Kota Semarang Perbaiki Jalan Berlubang di Sompok
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Masuk Semarang Tanpa Dokumen Kesehatan, 120 Ton Bawang Bombay Ilegal Dimusnahkan Polisi
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Terkini
Kaltim Siap Jadi Penggerak Ekonomi Nasional Seiring Perkembangan IKN
Ekbis 13 menit lalu
Perempuan Buruh Serabutan Ditemukan Tewas di Rumahnya di Ponorogo
Ragam Nusantara 40 menit lalu
10 Rescuer SAR Cilacap Dikirim ke Bandung Barat untuk Bantu Penanganan Longsor
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Sengketa Batas Tanah Berujung Carok Maut di Jember, Satu Warga Tewas
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Cegah Kecelakaan Berulang, Satpol PP Kota Semarang Perbaiki Jalan Berlubang di Sompok
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Masuk Semarang Tanpa Dokumen Kesehatan, 120 Ton Bawang Bombay Ilegal Dimusnahkan Polisi
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Antisipasi Resiko Banjir: Warga Kerja Bhakti Bersih-bersih Kali Banger, Pemkot Semarang Turunkan Alat Berat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Kemenkum Jateng Ikuti Sosialisasi KUHP Baru terkait Implementasi dan Tantangan Keberlakuan
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Kemenkum Jateng Komitmen Tingkatkan Kinerja di Triwulan Pertama 2026
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Ditjen Imigrasi Canangkan Strategi Optimalisasi Layanan dan Infrastruktur Guna Wujudkan Ekosistem Digital
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Selama 2025, KAI Daop 4 Layani Hampir 6 Juta Penumpang
Ragam Nusantara 7 jam lalu