Taj Yasin Upayakan Fasilitas Perpustakaan Masuk ke Desa
Karso Aji - 26 Juli 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin akan mengupayakan fasiltas perpustakaan masuk di desa-desa, meskipun
capaian Indeks Pembangunan Litetasi Masyarakat (IPLM) mengalami peningkatan dari 13,67 persen pada 2023 menjadi 15,14 persen pada 2024.
"Yang masih jadi PR yakni infrastruktur litetasi, seperti perpustakaan," katanya saat mendampingi kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI, di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Jumat, 25 Juli 2025.
Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Jateng akan mengupayakan tata kelola perpustakaan, menguatkan kompetensi pustakawan, dan mendorong kolaborasi dengan komunitas literasi.
Dari sisi infrastruktur, kata Taj Yasin, Pemprov mengupayakan agar perpustakaan masuk ke desa-desa melalui program Kecamatan Berdaya.
"Nah ini tadi sudah disampaikan ke pemerintah pusat yakni Perpusnas untuk bersinergi," katanya.
Pun demilian, lanjut dia, bahwa literasi bukan semata soal infrastruktur. Akan tetapi juga budaya membaca yang perlu dibangun dari keluarga, sekolah, hingga komunitas.
"Anak-anak diajak budaya membaca. Ajak minimal 1,5 jam membaca buku didampingi orang tuanya dalam sehari," katanya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Jateng, Rahmah Nur Hayati, mengatakan penguatan perpustakaan bisa didorong melalui akreditasi.
"Untuk perpustakaan yang masuk ke desa-desa juga butuh dukungan Kementerian Desa. Di Jateng juga ada program Pesantren Obah, bagaimana menguatkan literasi santri dan bisa koordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag)," katanya.
Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Jateng, Dyah Nugraheni, mengatakan, dalam upaya penguatan literasi, perlu memeratakan tenaga pengelola atau pustakawan.
Pihaknya juga menyampaikan aspirasi ke Komisi X DPR RI, agar UU 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan bisa direvisi. Supaya bisa mendukung upaya penguatan digital, serta kelembagaan lain di bidang perpustakaan.
Dewan perpustakaan, kata dia, juga harus dibentuk untuk mengawasi pengembangannya di pusat daerah dan provinsi.
"Kami juga ingin dukungan untuk meningkatkan kemampuan tenaga perpustakaan. Jadi dengan berbagai macam tantangan kita bisa eksis. Kami perlu dukungan dan Pemprov Jateng dan DPR RI," katanya. (*)
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Antisipasi Resiko Banjir: Warga Kerja Bhakti Bersih-bersih Kali Banger, Pemkot Semarang Turunkan Alat Berat
Ragam Nusantara 38 menit lalu
Kemenkum Jateng Ikuti Sosialisasi KUHP Baru terkait Implementasi dan Tantangan Keberlakuan
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Kemenkum Jateng Komitmen Tingkatkan Kinerja di Triwulan Pertama 2026
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Ditjen Imigrasi Canangkan Strategi Optimalisasi Layanan dan Infrastruktur Guna Wujudkan Ekosistem Digital
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Selama 2025, KAI Daop 4 Layani Hampir 6 Juta Penumpang
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Terkini
Antisipasi Resiko Banjir: Warga Kerja Bhakti Bersih-bersih Kali Banger, Pemkot Semarang Turunkan Alat Berat
Ragam Nusantara 38 menit lalu
Kemenkum Jateng Ikuti Sosialisasi KUHP Baru terkait Implementasi dan Tantangan Keberlakuan
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Kemenkum Jateng Komitmen Tingkatkan Kinerja di Triwulan Pertama 2026
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Ditjen Imigrasi Canangkan Strategi Optimalisasi Layanan dan Infrastruktur Guna Wujudkan Ekosistem Digital
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Selama 2025, KAI Daop 4 Layani Hampir 6 Juta Penumpang
Ragam Nusantara 3 jam lalu
ANTAM Luncurkan Emas Batangan Bertema Year of The Horse untuk Sambut Imlek 2026
Lifestyle 5 jam lalu
Bali United FC Datangkan Tiga Pemain Baru, Johnny Jansen: Sesuai Kebutuhan
Sport 6 jam lalu
Bermain Disiplin, Jakarta Pertamina Enduro Pukul Telak 3-0 Popsivo Polwan
Sport 7 jam lalu
Dua Pemain Rekrutan Anyar Persija Mulai Tampil Impresif
Sport 8 jam lalu
Wabup Kulon Progo Hadiri HUT Kalurahan Pagerharjo ke-79
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Sejak Ada Jembatan Gantung Cisurupan Garut, Kini Pelajar Tak Lagi Bolos Sekolah karena Terhadang Banjir
Ragam Nusantara 10 jam lalu