SD As Syafi'iyah Magelang Adakan Peringatan 100 Hari Meninggalnya 10 Ustazahnya
Helmi Idham - 16 Agustus 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, Mungkid- Suasana haru menyelimuti SD Islam Tahfidz Qur'an As Syafi'iyah Magelang, saat siswa, guru, dan wali murid berkumpul untuk mengadakan doa bersama, pada Jumat 15 Agustus 2025. Acara itu digelar untuk memperingati 100 hari meninggalnya 10 ustazah yang menjadi korban kecelakaan maut di Kalijambe, Purworejo, pada 7 Mei lalu.
Momen yang diadakan di Pendopo sekolah ini terasa istimewa, terutama dengan kehadiran dua dari tiga ustazah korban selamat, yaitu Mila Mudianawati dan Suvita.
Kedua ustazah selamat, Mila dan Suvita, disambut dengan hangat oleh para siswa dan guru. Banyak di antara mereka yang tidak dapat menahan air mata haru melihat kondisi keduanya, yang kini menunjukkan pemulihan signifikan pasca kecelakaan.
Habib Muhsin Syafingi, selaku Ketua Yayasan As Syafi'iyah Magelang, menjelaskan bahwa acara doa bersama ini sengaja diadakan pada hari Jumat, meskipun keluarga korban telah melaksanakan doa sehari sebelumnya. Ia juga menegaskan bahwa kedua ustazah yang selamat akan tetap melanjutkan tugas sebagai pendidik di sekolah tersebut, meneguhkan komitmen penuh yayasan terhadap pendidikan dan keberlanjutan proses belajar mengajar.
Habib menambahkan bahwa hubungan silaturahmi dengan keluarga korban yang meninggal juga tetap terjalin dengan baik, termasuk dalam mengikuti proses hukum kasus kecelakaan yang masih berjalan di Polresta Magelang. Keluarga korban telah memberikan kuasa kepada pihak sekolah untuk mengikuti setiap tahapan proses hukum yang ada.
Habib Muhsin juga menginformasikan bahwa Yayasan telah melaksanakan haji badal untuk 10 ustazah dan satu sopir angkutan umum yang menjadi korban meninggal dalam kecelakaan tersebut, sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi yang telah meninggal.
Mila Mudianawati, yang merupakan wali kelas 1 dan salah satu korban selamat, menyatakan rasa syukur atas dukungan yang diberikan oleh keluarga dan sekolah. Meskipun saat ini ia sudah bisa berdiri, Mila masih belum dapat berjalan dengan sempurna, dan diperkirakan proses penyembuhannya akan memakan waktu sekitar tujuh bulan. Mila berpesan kepada para siswa untuk tetap semangat belajar dan tidak pernah meninggalkan mengaji.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Astra Motor Jateng Gelar Honda Bikers Motour Camp 2026
Ragam Nusantara 22 menit lalu
Tips Praktisi TCM Muslim agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadhan
Ragam Nusantara 55 menit lalu
Di Atas dan Di Luar Panggung, Robot Meriahkan Perayaan Tahun Baru Imlek di China
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg Grobogan, Dua Remaja Ditemukan Meninggal
Ragam Nusantara 2 jam lalu
KAI Services Gelar Pembinaan Frontliner di Regional 6 Yogyakarta
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Terkini
Alysa Liu Raih Emas Seluncur Indah Putri di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026
Sport 19 menit lalu
Astra Motor Jateng Gelar Honda Bikers Motour Camp 2026
Ragam Nusantara 22 menit lalu
SINOPSIS Pocong Merah Ramaikan Bioskop Nasional, Hadirkan Teror Sarat Makna
Sinema 31 menit lalu
Tips Praktisi TCM Muslim agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadhan
Ragam Nusantara 55 menit lalu
Dubes India Jajaki Kerjasama dengan Unwahas Semarang dan Yayasan
Ilmu 1 jam lalu
Di Atas dan Di Luar Panggung, Robot Meriahkan Perayaan Tahun Baru Imlek di China
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg Grobogan, Dua Remaja Ditemukan Meninggal
Ragam Nusantara 2 jam lalu
KAI Services Gelar Pembinaan Frontliner di Regional 6 Yogyakarta
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Rayakan Hari Bahasa Ibu Internasional, BBPJT Gelar Bedah Buku Malaikat Cilik Karya Ki Sudadi
Ilmu 4 jam lalu
Posbankum Hadir di Seluruh Desa NTT, Menkum: Keadilan Harus Dekat dengan Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Pemkab Kulon Progo Terima Tanda Daftar SDG Kemukus dan Cabe Jawa
Ragam Nusantara 5 jam lalu