Batik Pegon Rumah Inklusif Kebumen Tembus Pasar Dunia, Nawal Dukung Difabel Terus Berkarya
Helmi Idham - 18 September 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, Kebumen- Produk batik karya anak-anak penyandang disabilitas dari Rumah Inklusif Kebumen, berhasil menembus pasar dunia. Salah satu produk unggulannya, batik pegon, telah dipamerkan dalam berbagai ajang nasional hingga internasional, seperti Singapura dan Turki.
Keberhasilan Rumah Inklusif Kebumen dalam memberdayakan kelompok difabel, mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah (Jateng) yang juga Bunda Forum Anak Nasional (FAN) Jateng, Nawal Arafah Yasin.
Bahkan saat mengunjungi Rumah Inklusif yang berlokasi di Kampung Panggel, Desa Kembaran, Kecamatan Kebumen, Selasa (16/9/2025), Nawal memborong beberapa produk busana, dengan beragam motif aksara pegon atau Jawa Kuno.
Dalam kunjungannya, Nawal mengapresiasi Rumah Inklusif Kebumen, yang sejak 2009 terus konsisten menjadi wadah pemberdayaan keluarga penyandang disabilitas. Mulai dari kegiatan pendidikan, pengembangan seni, dan kewirausahaan.
"Rumah Inklusif ini telah mendampingi banyak anak disabilitas, berdampak untuk bagaimana mendampingi mereka, dari mulai pendidikan mereka, sampai mereka juga diajari, dilatih untuk memiliki satu karya yaitu batik. Di sini batik khasnya adalah batik pegon," kata dia.
Yang lebih membuat Nawal kagum, batik pegon tersebut memiliki motif khusus yang memuat filosofi dan pesan penting, tentang anti-bullying dan kekerasan.
"Di batiknya ada gambar tangan yang di dalamnya ada tulisan anti-bullying. Jadi memang untuk kemudian melahirkan budaya anti-bullying itu harus dibentuk dari rumah, misalnya Rumah Inklusif," ungkap istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Peran Krusial Pria dalam Menghentikan Kanker Serviks: Fakta Penting tentang HPV dan Vaksinasi
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Melihat Kehidupan Warga Agam yang Terdampak Bencana di Huntara
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Pascabencana, Sekolah Kembali Bersih Anak-anak di Tapanuli Kembali ke Sekolah
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Gus Yasin: Pemprov Jateng Upayakan Pemulihan Psikologis Warga Korban Banjir Pemalang
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Wapres dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa di UKSW
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Terkini
Wealth Creation Performance: Pendekatan Baru CESGS UNAIR dalam Menilai Kepemimpinan Korporasi
Ilmu 1 jam lalu
Menempuh 16,5 Jam Demi AEE 2026, Perjuangan Siswi Asal Aceh Ini Tuai Apresiasi Rektor UNAIR
Ilmu 2 jam lalu
Peran Krusial Pria dalam Menghentikan Kanker Serviks: Fakta Penting tentang HPV dan Vaksinasi
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Talwiinder dan Disha Patani Resmi Umumkan Hubungan, Keluar Bergandengan Tangan di Lollapalooza India
Lifestyle 3 jam lalu
Melihat Kehidupan Warga Agam yang Terdampak Bencana di Huntara
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Tampilan Perdana Nayanthara di Film Patriot Terungkap, Tanggal Rilis Digoda Lewat Kode Morse
Lifestyle 5 jam lalu
Pascabencana, Sekolah Kembali Bersih Anak-anak di Tapanuli Kembali ke Sekolah
Ragam Nusantara 5 jam lalu
ULASAN Sebelum Dijemput Nenek, Ketika Hantu Tak Lagi Menakutkan: Komedi Absurd di Balik
Sinema 6 jam lalu
Gus Yasin: Pemprov Jateng Upayakan Pemulihan Psikologis Warga Korban Banjir Pemalang
Ragam Nusantara 6 jam lalu
SINOPSIS Return to Silent Hill Siap Menghantui Bioskop Indonesia Mulai 28 Januari 2026
Sinema 7 jam lalu
Wapres dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa di UKSW
Ragam Nusantara 7 jam lalu