RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Ulasan Film Parasakthi: Kuat di Awal, Melemah di Babak Kedua

Dari sisi teknis, musik gubahan GV Prakash Kumar mendukung emosi cerita dengan baik, sementara sinematografi Ravi K. Chandran menampilkan visual yang indah dengan pencahayaan dan komposisi yang matang.

Kekurangan

Masalah utama Parasakthi muncul di babak kedua. Alur cerita mulai kehilangan fokus dan momentum, menyimpang dari konflik inti yang sebelumnya dibangun dengan solid. Subplot romantis dinilai kurang berkontribusi dan justru mengganggu alur utama.

Penulisan cerita di paruh akhir terasa generik dan eksekusinya tidak konsisten, membuat film ini dianggap sebagai salah satu karya Sudha Kongara yang paling lemah. Dari segi penyuntingan, film terasa kurang rapi, dengan sejumlah adegan yang seharusnya bisa dipangkas. Pemotongan sebelum rilis juga membuat transisi antaradegan terasa tidak mulus.

Akting

Sivakarthikeyan tampil meyakinkan sebagai karakter utama yang kompleks dan manusiawi. Namun, Ravi Mohan tampil paling menonjol dengan perannya sebagai antagonis yang kejam dan manipulatif. Atharvaa Murali dan Sreeleela juga memberikan performa solid, dengan Sreeleela khususnya berhasil menghadirkan citra baru dalam perfilman Tamil dibanding peran-perannya sebelumnya.

Kesimpulan:
Parasakthi adalah film dengan ide besar dan pembukaan yang kuat, namun kurang mampu mempertahankan kualitas hingga akhir. Cocok bagi penonton yang menyukai drama sosial-politik dengan performa akting kuat, meski harus siap dengan penurunan kualitas di paruh kedua film.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu

Komentar

Baca Juga

Terkini