RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Gak Nyangka.. Komedi Absurd Jeihan Angga yang Menghibur tapi Tersandung di Akhir

Narasinya memang tidak punya arah jelas, seperti Bruno yang sering nyasar meski bekerja sebagai pemandu. Tapi kelucuan yang ditawarkan berhasil mengundang tawa, terutama bagi penggemar gaya humor Jeihan. Film ini juga menyentil sistem pendidikan tinggi, mengajak berpikir bahwa kampus seharusnya mendukung bakat mahasiswa dan memberi dampak bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar nilai IPK.

Sayangnya, masalah muncul pada bagian penutup. Film ini menumpuk begitu banyak konflik, dari urusan kuliah, drama keluarga tiap tokoh, hingga korupsi yang melibatkan Pak Kahar (Ebel Cobra). Tapi semuanya diselesaikan dengan cara serba instan, tiba-tiba, seolah para pembuatnya terburu-buru atau naskah akhirnya hilang tertiup angin.

Kalau kebodohan komedinya masih terasa menghibur, maka penyelesaian cerita film ini justru seperti bentuk pengabaian terhadap penonton yang sudah meluangkan waktu dan uang mereka.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu

Komentar

Baca Juga

Terkini